Jumat, 29 Juli 2022

Wali Kota Tasikmalaya Melepas Peserta PORSADIN

Kota Tasikmalaya
Bertempat di Lapangan Upacara Bale Kota Tasikmalaya secara resmi Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf  melepas sebanyak 107 Kafilah, terdiri dari 37 Peserta, Panitia 53 Orang dan Official 17 Orang yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Ke-VI Tingkat Provinsi Jawa Barat, Jum'at (29/07/2022).
Pada kesempatan itu, hadir mendampingi, Sekretaris Daerah Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si, Anggota DPRD, serta Unsur Pimpinan OPD.

Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf, Atas nama Pribadi, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kami menyambut baik atas penyelenggeraan Porsadin Ke - VI Tingkat Provinsi Jawa Barat Di Kabupaten Garut.

Sebagaimana kita ketahui bersama kegiatan Porsadin merupakan agenda rutin berjenjang menjadi sarana Kompetisi Antar Diniyah Taklimiyah. Porsadin juga penting untuk menumbuhkan daya saing antar santri dan mendorong santri Diniyah Taklimiyah untuk lebih kreatif dalam bidang olahraga dan seni, pungkasnya. (mdt 1/2).

Share:

Rabu, 20 Juli 2022

Wredatama Bicycle Community Meriahkan HUT PWRI ke-60 Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com Wredatama Bicycle Community meriahkan Hari Ulang Tahun Persatuan Wredatama Republik Indonesia ke 60 Kota Tasikmalaya, bertempat di halaman Bapenda. Rabu (20/7/2022)

Ketua PWRI Kota Tasikmalaya Drs. H. Rahmat Kurnia M.Si. menjelaskan, pertama dalam rangka Hari ulang tahun Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) para pensiunan PNS. PWRI dengan moto "Purna Tugas Yes" dan "Purna Bakti No Way", artinya kita sudah selesai bertugas pada kedinasan di pemerintah, tapi kita harus mengabdikan diri dilingkungan masyarakat masing-masing. 

Kedua ada suatu moto bahwa kita harus mencintai antara pensiunan dengan yang masih berdinas, salah satu metodanya dengan  bersilaturahmi. Silaturahmi dalam bentuk massal  ya seperti kegiatan ini. Kita bisa saling bertatap muka,  mendoakan, dan saling mencintai sehingga akan terjalin hubungan yang baik. 

Kita bisa saling membimbing, meskipun orang tua kadang-kadang ada kesalahan. Dan yang utama apa yang dilaksanakan oleh generasi yang sekarang baik buruknya adalah warisan kami para senior, katanya.

Menurut H. Rahmat, kegiatan bersepeda ini tidak hanya sekarang, ada yang disebut reboan bahwa tiap hari Rabu pensiunan bersepeda bersama. Ini merupakan wadah daripada forum silaturahmi antar pensiunan.

H. Rahmat berharap kedepan seluruh anggota PWRI bisa melaksanakan moto yaitu, "Mengabdikan diri kepada masyarakat dan berdampingan dengan pemerintah untuk membangun Kota Tasikmalaya", harapannya. (mdt1/2). 

Share:

Senin, 18 Juli 2022

Apel Gabungan Dirangkaikan Dengan Peringatan Hari Koperasi Ke-75 Tingkat Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com Apel Gabungan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si., yang dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-76 Tingkat Kota Tasikmalaya diselenggarakan di lapangan upacara Bale Kota, Senin (18/7/2022).

Dalam Pidato Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Teten Masduki yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si., mengatakan Peringatan Hari Koperasi ke-75 tahun ini mengangkat tema “Transformasi Koperasi untuk Ekonomi Berkelanjutan”, dengan tagline “Ayo Berkoperasi”.

Berbagai langkah penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi oleh Pemerintah lndonesia menunjukkan hasil yang baik dan diakui oleh dunia. Perekonomian Nasional secara bertahap mengalami pertumbuhan positif,  pada tahun 2021 mencapai 3,69 persen, atau lebih baik dibandingkan tahun 2020 yang mengalami kontraksi di angka 2,07 persen, kemudian berlanjut pada kuartal I tahun 2022 yakni sebesar 5,01 persen (y-on-y), dimana capaian ini bahkan lebih tinggi dari negara anggota G20 lainnya, termasuk Jerman dan Tiongkok.

Dengan tema “Recover Together Recover Stronger’, lndonesia mengajak seluruh negara sahabat, khususnya yang tergabung dalam G20, untuk pulih dan bangkit bersama dalam menghadapi berbagai tantangan baik pandemi, ekonomi, maupun krisis pangan yang saat ini menjadi ancaman global.

Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penuh agenda penguatan ekonomi, khususnya oleh koperasi dan UKM. Koperasi sebagai agregator dan akselerator usaha UMKM anggota, terus dimodernisasi, yang diakselerasi melalui Program Akselerator Koperasi Modern untuk memilih 150 koperasi diberbagai sektor dengan dukungan berupa fasilitasi tenaga pendamping, akses pembiayaan dari LPDB-KUMKM dan Bank Himbara, kemitraan, offtaker/supplier, serta teknologi dan inovasi yang relevan.

Fokus pemberdayaan koperasi saat ini menyasar sektor riil, sebagai sektor yang memiliki koefisien tumbuh tinggi dan potensi nilai tambah yang besar. 

Sejalan dengan program yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, saat ini dikembangkan korporatisasi petani dan nelayan (pangan) berbasis koperasi. Pengembangan koperasi pangan juga guna mendukung kemandirian pangan nasional berbasis keunggulan komoditas lokal.

Beberapa pilot projects yang sedang dijalankan sebagai manifestasi program pengembangan koperasi pangan modern, seperti, Pengembangan budidaya dan hilirisasi kacang koro. Hilirisasi sawit rakyat berbasis koperasi. Pendampingan bagi koperasi perikanan. Pendampingan bagi koperasi pengelola Rumah Produksi Bersama (RPB) pada beberapa komoditas seperti minyak nilam, jahe, kayu/rotan, kelapa, dan daging sapi. Melalui RPB diharapkan terjadi standarisasi produk, sehingga UMKM yang tergabung memiliki produk dengan kualitas sanna dan terbaik.

“Transformasi Koperasi Untuk Ekonomi Berkelanjutan” merupakan pengejawantahan dari upaya koperasi bertransformasi dari citra model lama dan konvensional menjadi model baru dan profesional. Perjalanan pembangunan koperasi diupayakan secara berkesinambungan agar koperasi dapat tumbuh sejajar dengan badan usaha lain, memiliki sensitifitas tinggi dalam pengembangan usaha, dan diminati oleh generasi muda.

“Ayo Berkoperasi” yang terhubung dengan Program Gerakan Revolusi Mental, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi perkoperasian dan generasi muda tertarik untuk berkoperasi. Sebagai agen pembangunan, generasi muda kita harus dibekali dengan pengalaman berusaha serta pembangunan karakter yang berbasis nilai gotong royong dan usaha bersama, yang keseluruhannya akan diperoleh melalui koperasi, pungkasnya, (mdt 1/2).

Share:

Total Tayangan Halaman

Contoh banner 2

Arsip Blog

Media Tasik