Sabtu, 28 November 2020

Pelantikan dan Pengukuhan DPC HILLSI, Ketua Terpilih Tatang Taqyudin

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com. Pelantikan sekaligus pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HILLSI (Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia) dan Penguatan Kelembagaan LPK Kota Tasikmalaya periode 2020-2025, yang diselenggarakan di RM Jalan BKR Kec. Tawang Kota Tasikmalaya, (28/11/2020).
Acara dihadiri, Asisten Daerah (Asda) II Ekonomi dan Pem­ba­ngunan Setda Kota Tasik­m­alaya H. Kuswa Wardhana, SH, Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya, H. Rachmat Mahmuda, S E, MM, Ketua DPD HILLIS Prop. Jabar Hj Ety Rusmiati, SE., MM, Ketua terpilih Tatang Taqyudin, S.I.P, Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH. Ate Musodiq, serta tamu undangan.

Ketua terpilih DPC HILLIS Kota Tasikmalaya H. Tatang Taqyudin, SIP,  mengatakan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) merupakan sarana strategis dalam hal mengatasi pengangguran, sementara yang tergabung di HILLSI merupakan yang mempunyai kapabilitas, berkualitas dan mempunyai kompetensi di bidang pelatihan, katanya.

Menurut, Ketua DPD HILLIS Provinsi Jawa Barat, bahwa HILLIS mempunyai fungsi sebagai pemersatu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Indonesia, juga sebagai sarana komunikasi antar LPK dan LPK dengan pemerintah serta organisasi lainnya, sebagai mitra kerja pemerintah dan dunia usaha, pendorong dan penggerak dalam pembinaan SDM khususnya dibidang tenaga kerja. Dalam kondisi Pandemi ini kita harus tetap semangat tingkatkan mutu LPK, tingkatkan SDM baik pengelola ataupun instrukturnya. 

"Kami ucapkan selamat bekerja kepada pengurus DPC HILLIS Kota Tasikmalaya, dengan harapan semoga Ketua DPC Hillsi Kota Tasikmalaya terpilih bisa tetap bersinergi dengan Pemerintah, tentu ke depannya akan membuat perubahan LPK, karena LPK kedepan tentunya akan berkembang,” ucapnya.

Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya Rachmat Mahmuda, kami sangat mengharapkan, LPK ini harus kuat. LPK ini harus memenuhi ijin yang kita minta itu harus memenuhi syarat-syarat, diantaranya sarana prasarana, dan instruktur yang sudah kompeten, dan SDM LPK itu sendiri, katanya.

Dalam Sambutan Plt Wali Kota Tasikmalaya yang dibacakan Asda II  Kuswa Wardhana, mengharapkan kepada para pengurus yang baru dilantik, Semoga dapat melanjutkan program kerja yang telah direncanakan dan terus berkontribusi serta bersinergi dengan arah kebijakan dan program-program pembangunan Pemerintah Kota Tasikmalaya terutama dalam hal penyiapan Sumber Daya Manusia khususnya tenaga kerja yang berkompeten di Kota Tasikmalaya, harapannya.

"Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bisa didirikan oleh Instansi Pemerintah maupun perorangan yang berbadan hukum dan memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan pelatihan kerja.

Hal tersebut perlu di implementasikan dan didukung oleh kurikulum yang relevan dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan informasi serta program kerja yang telah di rencanakan sesuai dengan AD/ DPC HILLIS Kota Tasikmalaya atau AD/ART LPK sehingga dapat melahirkan tenaga kerja berkompten, berdaya saing dan bersertifikat,” ungkapnya. (mdt1/2).

Share:

Rabu, 18 November 2020

H. Yusuf, Kita Akan Upayakan Capaian Targetnya

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com Wakil Wali Kota Drs. H. Muhammad Yusuf selaku PLT. Wali Kota Tasikmalaya memimpin langsung Rapat Koordinasi Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Bukan Pajak Daerah didampingi Unsur Muspida dan tamu undangan bertempat di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tasikmalaya, Selasa, (17/11/2020).
H M. Yusuf menjelaskan, kita evaluasi terkait dengan target pendapatan Pajak dan Retribusi Daerah, mengingat waktunya tinggal sebentar lagi. Masih ada beberapa ayat terutama retribusi, yang perlu digenjot hingga akhir tahun ini. Kalau untuk capaian pajak, kita apresiasi, hampir semua ayat pajak, seluruhnya sudah terlampaui atau melebihi target. Masih ada waktu sekitar satu setengah bulan untuk lebih dioptimalkan lagi. Tapi, untuk retribusi, ada beberapa ayat yang rasanya sulit untuk mencapai target, jelasnya.

"saya sudah perintahkan, kedepan penetapan target pada ayat retribusi ini, harus berdasarkan hasil hitung potensi yang ada. Kalau potensinya sudah habis, mentok sampai 100 persen, ini kan sulit untuk ditingkatkan, karena potensinya sudah tidak ada".

HM Yusuf menambahkan, berbicara target pendapatan, tiap tahun targetnya terus naik, tidak pernah turun. Maka untuk menutupi target tersebut, salah satu jalan keluarnya dilakukan penyesuaian tarif, tentu dengan kajian terlebih dahulu, tambahnya.

Ada beberapa ayat retribusi lain yang capaiannya masih dibawah 100 persen, disisa waktu ini, kita akan upayakan capaian targetnya, mudah-mudahan semuanya lancar. 

Kenapa kita sangat konsen disoal capaian pendapatan ini, karena ini berkaitan dengan rencana belanja yang sudah ditetapkan, otomatis target ini harus kita kejar, supaya rencana belanja yang sudah ditetapkan bisa tertutupi, pungkasnya. (mdt 1/2).

Share:

Total Tayangan Halaman

Contoh banner 2
Media Tasik