Minggu, 30 Juli 2017

Kabupaten Tasikmalaya Peringati Hari Jadi


Mediatasik.com
Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya Ke-385, yang dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Bojongkoneng Singaparna.
Acara dihadiri oleh Ketua dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya,  para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, para Camat, dan Kepala Desa se-Kabupaten Tasikmalaya. (26/7/17).

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sekaligus sebagai Inspektur Upacara menyatakan, momen setiap peringatan hari jadi harus dijadikan media pengingat agar selalau meningkatkan fungsi pemerintahan secara efektif agar kepemipinan menjadi amal soleh dan di catat oleh generasi yang akan datang.
Menurutnya, dalam memperingati hari jadi alangkah baiknya bercemin kepada bangsa-bangsa di dunia dan derah lain yang telah mampu menunjukan kepribadian bangsa dan daerahnya dengan secara bertahap dapat mewujudkan kesejahteraan. Kita dapat mencapai keberhasilan dalam pembangunan apabila semua komponen dan elemen masyarakat mampu menunjukan suatu komitmen untuk terus membangun ke arah yang lebih baik dan dinamis disertai doa kepada Allah SWT agar diberikan bimbingan dan pertolonganNya, katanya.

Bupati menambahkan, waktu bergerak begitu cepat sesuai dengan perkembangan dinamika zaman. Bupati mengajak kepada segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk bahu-membahu meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat karena aparatur pemerintah adalah lokomotif yang menggerakan sumber daya birokrasi untuk mencapai  visi yang menjadi komitmen bersama.
Langkah yang harus dilakukan adalah dengan terus melakukan share of vision atau penularan visi. Sebelum misi digerakan maka harus berangkat dari pemahanam visi yang komprehensif. Saya mengibaratkan menjalankan pemerintahan seperti proses medis di mana pemerintahan yang sehat dan kuat harus memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat di tengah situasi yang sensitif dan tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi, maka kita harus mampu melawan virus yang datang dari dalam dan luar pemerintahan, tambahnya.

Sementara itu, Bupati berharap dengan kemajuan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya, jika mampu mengumpulkan semua potensi yang ada untuk menjadi kekuatan. Potensi yang berada di tengah masyarakat harus dapat dirangkul agar menjadi sebuah kekuatan untuk menyejahterakan masyarakat. Diakui atau tidak, sedikit saja tindakan elit pemerintahan dan elit masyarakat melenceng, maka dengan mudah masyarakat akan segera mencabut mandatnya dari kita dengan jalan damai ataupun dengan kekuatannya, harapannya.
(Mdt. 1-2)
Share:

Bupati Ziarah Ke Makam Leluhur Sukapura


Mediatasik.com 
Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-385 dan  Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum beserta sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan ziarah ke makam leluhur Sukapura yang berada di Kompleks Pemakaman Tanjungmalaya Kecamatan Manonjaya,  dan dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako kepada fakir miskin yang berada di sekitar kompleks pemakaman. Selasa [25/7/17].

Kegiatan ziarah ke makam leluhur tidak semata-mata hanya untuk memenuhi acara seremonial semata, tetapi lebih dari itu, harus ada hikmah yang didapatkan oleh para pemimpin pada zaman sekarang. Beziarah ke makam pendahulu kita, ada beberapa nilai yang harus diambil yaitu kepemimpinan, karya dan jasa mereka. Kepemimpinan yang luar biasa dapat dijadikan pelajaran berharga di mana para Bupati Sukapura dahulu mampu mengurus masyarakat dalam wilayah yang sangat luas. Sedangkan karya dan jasa dapat kita contoh dari Bupati Raden Wiratanuningrat yang mampu mencetak sawah ribuan hektar di daerah Lakbok sehingga dapat dirasakan manfaatnya hingga saat ini, demikian yang disampaikan Bupati saat ziarah.

Bupati menuturkan, wilayah Sukapura dahulu terdiri dari Garut, Sumedang, Ciamis, Banjar, Pangandaran dan Tasikmalaya, oleh karena itu pada puncak peringatan Hari Jadi Tasikmalaya yang akan datang, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan mengundang para kepala daerah dan tokoh masyarakat dari daerah tersebut untuk menghadirinya, dengan tujuan agar kita bersama-sama dapat mengingat kembali bahwa cikal bakalnya wilayahnya berasal dari Tasikmalaya yang dahulu bernama Sukapura. Mudah-mudahan kegiatan ini akan meningkatkan hubungan kebersamaan dalam meningkatkan ukhuwah masyarakat sukapura  dan untuk membangun Jawa Barat yang lebih maju lagi, demikian tuturnya.
(Mdt. 1-2)
Share:

Sabtu, 29 Juli 2017

Sebanyak 861 Mahasiswa UNSIL di Wisuda

 Mediatasik.com
Sebanyak 861 Mahasiswa UNSIL di Wisuda. Bertempat di Gedung Mandala Universitas Siliwangi pada Periode III Tahun Akademik 2016/2017, acara dihadiri oleh, Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Ir. Sumarna F. Abdurahman, M.Sc., (29/07/2017).
Sejumlah 861 orang terdiri dari, Diploma, Sarjana, dan Magister, terdiri dari FKIP 496 orang, Fakultas Ekonomi 219 orang, Fakultas Pertanian 14 orang, Fakultas Teknik 97 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 18 orang, Fakultas Agama Islam 5 orang, dan Program Pascasarjana 12 orang.


Sementara Apresiasi yang diberikan kepada para wisudawan yang menyandang predikat lulusan terbaik pada program Magister, diraih oleh Irwan Wariana dari Program Studi Manajemen dengan IPK 3,86, lulusan terbaik Program Sarjana diraih, Eti Sofiati dari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP dengan IPK 4,00, dan lulusan terbaik Program Diploma diraih, Ernawati dengan IPK 3,94.

Rektor Universitas Siliwangi Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., MS., dalam sambutannya,  mengatakan, meskipun acara wisuda merupakan upacara seremonial rutin di perguruan tinggi, namun di Universitas Siliwangi ini merupakan peristiwa yang sangat bersejarah, karena pada saat inilah secara resmi Unsil melepas kader-kader bangsa untuk berkiprah mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat untuk membangun negara dengan keahliannya masing-masing, demikian.

Menurutnya, para lulusan perguruan tinggi yang nanti akan memasuki dunia kerja yang harus memiliki bekal yang cukup sehingga akan menjadi tenaga kerja yang berkompeten, dan mampu menjadi bagian dari solusi bukan malah menjadi beban/masalah di dunia kerja.
Ada tiga pilar pengembangan tenaga kerja berbasis kompetensi, yaitu; 1). Standar kompetensi, sebagai pencerminan kebutuhan pasar kerja yang dibuat oleh pihak pengguna/industri. 2). Program Diklat berbasis Standar Kompetensi, untuk menghasilkan peserta didik/latih yang menguasai kompetensi yang dibuat oleh lembaga Diklat. 3). Sertifikasi Kompetensi, yang mengacu pada standar kompetensi untuk memastikan kompetensi peserta didik/latih yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), demikian.

“Tantangan perguruan tinggi terus berkembang secara dinamis dalam memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), perguruan tinggi dituntut untuk menghasilkan SDM yang berkualitas dan mampu bersaing secara global”.

Kedepannya Unsil akan membekali juga lulusannya dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang mampu mendukung upaya peningkatan kompetensi lulusan, yang saat ini hal tersebut sedang  kami jajagi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Saat ini memang berbagai perubahan yang terjadi baik di lingkup Internasional, Regional, maupun Nasional, yang mengharuskan UNSIL untuk bebenah memperbaiki diri, dan UNSIL harus melakukan perubahan mendasar, demikian.  
(Mdt. 1-2)
Share:

Kamis, 20 Juli 2017

Sosialisasi Penanggulangan Bencana Kota Tasikmalaya

mediatasik.com
Kota Tasikmalaya. kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana yang bertema, pemberdayaan organisasi kemasyarakatan dalam penanggulangan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana ( BPBD ) Kota Tasikmalaya, kegiatan berlangsung selama 3 hari memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta tentang penanganan bencana di wilayahnya masing-masing dan membangun semangat masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama dalam keadaan bencana.

H Soni Sudrajat Kepala BPBD Kota Tasikmalaya mengatakan, kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana ini sangat perlu kita lakukan, dan kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan penanggulangan terhadap bencana jika saja hal tersebut terjadi, maka mereka akan melakukan ha-hal yang sangat perlu di lakukan, peserta kegiatan ini merupakan anggota organisasi kemasyarakatan dan di lakukan selama 3 hari, saya berharap para peserta dapat menyerap segala materi yang di sampaikan untuk dapat di implementasikan di wilayahnya masing-masing, tambah H Soni. mdt 1-2   

Share:

Senin, 03 Juli 2017

Ada Sangsi Buat PNS Yang Bolos

mediatasik.com
Kota Tasikmalaya.Bagi semua Aparatur Sipil Negara yang ada di Kota Tasikmalaya akan ada sangsi jika bolos kerja di hari pertama paska libur Hari Raya Idul Fitri 1438 H, berikut hasil wawancara bersama Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman saat melakukan kegiatan Sidak ( Inspeksi Mendadak ) di semua Instansi Pemerintah Kota Tasikmalaya Senin 3 Juli 2017,

''kami akan berikan sangsi bagi siapa saja yang bolos kerja, jika saja tidak masuk kerja harus dengan alasan yang jelas, kegiatan sidak ini di lakukan dengan tujuan untuk mempertegas aturan yang sudah di terapkan dan membangun kedisiplinan bagi semua PNS di lingkungan pemerintah Kota Tasikmalaya, Pemerintah sudah memberikan Cuti yang cukup lama, jadi saya pikir tidak ada alasan bagi mereka bolos kerja di hari pertama'' kata H Budi.

Walikota tasikmalaya dalam melakukan sidak di dampingi Kepala BKD Kuswa Wardana dan kepala Inspektorat Didin Saepudin, tim sidak di bagi 4 tim yakni tim Satpol PP, Tim BKD, Tim Inspektorat selanjutnya tim Walikota Tasikmalaya. mdt 1-2   

Share:

Total Tayangan Halaman

Media Tasik