Sabtu, 19 Agustus 2017

Walikota Tasikmalaya Resmikan Pencanangan Campak Rubella

 Mediatasik.com

Di Indonesia rubella merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan, sebelum dilakukan imunisasi rubella. Strategi yang diperlukan untuk mencapai target dunia tanpa campak, rubella/CRS, satu diantara lima strategi adalah mencapai dan mempertahankan tingkat kekebalan masyarakat yang tinggi.

 

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Pencanangan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Campak Rubella MR (Meases Rubella), bertempat di SD Sukasari 4 Kelurahan Lengkongsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, yang dihadiri Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman beserta Istri, Asisten Daerah II, WHO Perwakilan Indonesia, para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. (19/08/2017).  


Dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Cecep Zaenal Cholis mengatakan, untuk akselerasi pengendalian Rubella/CRS maka dilakukan kampanye imunisasi tambahan sebelum introduksi vaksin MR ke dalam imunisasi rutin. Untuk itu diperlukan kampanye pemberian imunisasi MR pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun dengan cakupan tinggi (minimal 95%) dan merata diharap akan membentuk imunisasi kelompok (herd immunity) sehingga dapat mengurangi transmisi virus ke usia yang lebih dewasa dan melindungi kelompok tersebut ketika memasuki usia reproduksi.

Adapun tujuannya, agar mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/CRS tahun 2020, dengan sasaran, anak usia 9 bulan sampai 15 tahun diwilayah Kota Tasikmalaya, dengan jumlah 164.702 orang tersebar di 267 SD/MI sederajat, 106 SMP sederajat dan 850 posyandu. Sementara untuk tenaga medis di 21 Puskesmas terdiri atas, 31 Dokter, 179 Perawat, dan 231 Bidan, demikian laporannya.

 

“Sebetulnya pelaksanaan sudah dimulai sejak tanggal 1 Agustus sampai Bulan September 2017, yang dilaksanakan di sekolah-sekolah, Puskesmas, Posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya dengan sasaran sebanyak 164.702 orang, untuk memutuskan mata rantai penularan campak dan mencegah dampak Rubella. Sampai tanggal 14 Agustus ini baru sekitar 56% dan targetnya 95% minimal”, kata H. Cecep.

 

Walikota dalam sambutannya mengatakan, semoga tidak ada yang terlewatkan dari keluarga kita yang tidak di imunisasi, karena ini bisa mengakibatkan cacat bahkan bisa menular pada wanita hamil, akibatnya bayi meninggal atau cacat. Ini bukan lagi program nasional tetapi program Internasional yang di laksanakan oleh WHO. Jangan sampai kurang dari 95%, jangan sampai pekerjaan ini sia-sia. Imunisasi MR melindungi anak-anak kita dari penyakit Campak dan Rubella yang dapat menyebabkan cacat dan kematian.

Indonesia Merdeka sudah 72 tahun, kemerdeka ini tidak hanya kemerdekaan dari sisi penjajah, tetapi merdeka juga dalam bidang kesehatan, kita merdeka juga dari penyakit, karena virus-virus penyakit ini bermunculan yang baru, terjadi karena perubahan alam, perilaku manusia sudah tidak mencintai alam, katanya.

 

Kesehatan itu sangat menentukan dari indikator yang lainnya, jadi kesehatan itu prioritas, “orang tidak mungkin sekolah kalau tidak sehat”.

 

Usai sambutan Walikota sekaligus meresmikan Pencanangan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Campak Rubella di Kota Tasikmalaya.         

(mdt. 1-2)
Share:

Bupati “Menjaga NKRI Dengan Tiga PILAR Utama“

 Mediatasik.com
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun [HUT]  Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tingkat Kabupaten Tasikmalaya, yang dilaksanakan di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Manonjaya. Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, Ketua DPRD Kab.Tasikmalaya H.Ruhimat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Abdul Kodir, M.Pd., Para Kepala SKPD di Lingkungan Pemeritah Kabupaten Tasikmalaya, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Tasikmalaya, dan  tamu undangan lainnya. [17/8/17].

Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sekaligus Inspektur mengatakan, dengan semangat kemerdekaan, mari kita kobarkan kembali semangat perjuangan didalam jiwa masing-masing untuk membangun kecintaan kepada nusa, bangsa dan negara. Dalam menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita harus berpedoman kepada tiga pilar utama kekuatan nasional yaitu islam, nasionalis dan tentara.
Pentingnya peran umat Islam dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Republik Indonesia dan tegaknya NKRI. Ulama adalah pelopor perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Pertempuran 10 November 1945 yang dipimpin oleh ulama, merupakan bukti nyata peran besar umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan”, katanya.

Agar masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dapat menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini untuk terus dipelihara dan dimanfaatkan, bahkan ditingkatkan secara optimal bagi kepentingan seluruh masyarakat. Dalam mengisi pembangunan bangsa dan negara tercinta ini telah banyak yang kita capai, namun kita tidak menutup mata terhadap kekurangannya. Hal ini terlihat dari masih adanya tuntutan dan aspirasi masyarakat terkait reformasi dalam berbagai bidang pembangunan yang dinilai masih kurang memadai dalam perkembangan kehidupan demokrasi Pancasila. Untuk menghadapi segala kekurangan yang masih ada, perlu ditunjang dengan kemauan dan kemampuan secara maksimal.

Betapa pentingnya kerjasama yang sinergi dan saling pengertian antara pemerintah dan masyarakat, sehingga diantara keduanya memiliki visi, misi dan persepsi yang sama dalam mencapai cita-cita yang disuarakan masyarakat melalui peringatan hari kemerdekaan kali ini, mari kita jadikan momentum untuk membangun komitmen bersama melalui ‘Tasik Siap’ mari kita lakukan upaya bersama untuk membangun Kabupaten Tasikmalaya dan Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera, demikian katanya.
(mdt. 1-2)
Share:

Wisata Ngalokat Cai Menjadi Agenda Tahunan


Mediatasik.com
Wisata Ngalokat Cai acara syukuran warga yang menjadi agenda Tahunan. Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum, dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan Ngalokat Cai dan Balap Rakit, mengatakan, kegitan ini sudah 5 (lima) kali dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kab.Tasikmalaya. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Kab.Tasikmalaya yang dalam tahun ini merupakan bagian dari Jargon Tasik Siap, yang artinya Kabupaten Tasikmalaya siap untuk di kunjungi wisatawan  dan siap untuk dipromosikan serta siap berpihak kepada sektor pariwisata, katanya.
Acara yang dihadiri Para Kepala SKPD, para Camat, tamu undangan, dan masyarakat, yang dilaksanakan di komplek Situ Sanghiyang Kec.Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya, (4/8/2017).

Pembangunan sektor pariwisata harus semakin ditingkatkan dengan berbagai kegiatan promosi dan penataan sarana penunjang termasuk pembangunan  infrastruktur. Hal ini  sebagai upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) non retribusi yang diharapkan tidak akan memberatkan masyarakat. Ngalokat Cai adalah sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekitar situ atas melimpahnya air di kawasan tersebut, karena tidak semua daerah memiliki ketersediaan air yang cukup. kegiatan seperti ini memiliki berbagai aspek yang bermanfaat bagi  masyarakat, unsur  kebahagiaan,  unsur silaturahmi, ekonomi, unsur ibadah yaitu bukti syukur, sehingga kegiatan ini menjadi kegiatan multi dimensi dan multi fungsi, ungkap Buapti.
           
Bupati berharap, kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam program Pemerintah khususnya dalam  menyukseskan Pariwisata di antaranya masalah kebersihan lingkungan dan keramahan kepada para pengunjung atau wisatawan. Juga disampaikan Bupati kepada para Kepala Desa untuk turut serta menyosialisasikan hal-hal yang dapat mendukung terhadap keberhasilan perkembangan Pariwisata, harapannya.
(mdt. 1-2)
Share:

Kamis, 10 Agustus 2017

850 Posyandu Kota Tasikmalaya Terima Dana Hibah


mediatasik.com
Kota Tasikmalaya. sekitar 850 Posyandu ( Pos Pelayanan Terpadu ) Kota Tasikmalaya, terima anggaran Hibah Operasional sebesar Rp 1.000.000, untuk setiap Posyandu, acara penyerahan di laksanakan di gedung serba guna Kota Tasikmalaya, 10-08-2017

penyerahan secara simbolis di laksanakan langsung oleh Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman di dampingi ketua PKK Kota Tasikmalaya serta Ketua Pokjanal Kota Tasikmalaya.

dalam pidatonya Walikota Tasikmalaya mengatakan, saya ucapkan banyak terimaksih kepada penyelenggara yang mampu melaksanakan kegiatan dengan sempurna, dan saya atas nama pemerintah Kota Tasikmalaya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu Kota Tasikmalaya yang telah mampu menjadi mitra Pemerintah dalam mewujutkan masyarakat yang sejahtera khususnya di bidang kesehatan, semoga dengan adanya bantuan hibah operasional yang tidak seberapa ini mampu menigkatkan kualitas para kader, dan terus berupaya berjalan bersama pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. mdt 1-2


Share:

Rabu, 09 Agustus 2017

PLT Sekda Jelaskan Soal Isu Negatif Terkait Kunker Ke Jerman

mediatasik.com
Kota Tasikmalaya. kunjungan Kerja ke Jerman  yang di lakukan oleh beberapa pejabat pemerintah kota tasikmalaya dengan di pimpin langsung oleh Walikota tasikmalaya, merupakan murni kegiatan dinas jelas Ivan Diksan PLT Sekda Kota Tasikmalaya saat jumpa pers di ruang kerjanya 09-08-2017.

''kunjungan kerja yang kita lakukan ke negara jerman merupakan kegiatan dinas, dengan membawa misi Promosi dan Investasi, kegiatan kami sangat padat dengan waktu yang sangat singkat kami harus bisa memanfaatkan dengan baik, tujuan utama dari kunjungan kerja tersebut semata-mata hanya untuk meningkatkan kreatifitas produk yang ada di Kota Tasikmalaya agar mampu memiliki daya saing,'' jelas PLT Sekda.

hal senada juga di sampaikan oleh Kepala Badan Penanaman Modal Kota Tasikmalaya Gungun Palahgunara, kegiatan kami dalam kunjungan kerja tersebut banyak hal positif yang bisa kita ambil untuk pengembangan produk di masyarakat kita agar lebih kreatif dan sekaligus juga lebih memperkenalkan hasil produk masyarakat kita, kegiatan kunker ini merupakan kegiatan lanjutan dari program-program sebelumnya, mdt 1-2
Share:

Selasa, 08 Agustus 2017

Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru

 Mediatasik.com
Pelantikan Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi Tahun Akademik 2017/2018. Sekitar 2.755 mahasiswa baru dilantik, acara tersebut dilaksanakan di Gedung Mandala Unsil, yang dihadiri Direktur Kemahasiswaan Ditjen Pembelanjaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. Didin Wahidin, para Pimpinan Universitas dan Fakultas, Anggota Senat dan Guru Besar Unsil, anggota Ormawa, serta mahasiswa baru. (7/8/2017).

Rektor Universitas Siliwangi Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., MS., dalam sambutannya mengatakan, sekitar 28.291 pendaftar dan yang diterima masuk hanya 2755 orang sekitar 9,7% termasuk mahasiswa peserta Bidikmisi sebanyak 656 orang adalah mahasiswa terpilih, dan mudah-mudahan menjadi putera-puteri terbaik dan dapat bertanggungjawab untuk turut menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat dan bangsa Indonesia saat ini.
Mahasiswa sebagai generasi muda merupakan agen pembaharuan, Sukarno juga berjuang sejak muda belia dan pernah mengatakan “ berilah aku 10 pemuda, maka akan aku rubah dunia”.  

Agar mahasiswa menjadi agen perubahan, maka terlebih dahulu harus mampu memahami hakekat dirinya sebagai mahasiswa. Mahasiswa berasal dari dua kata yaitu Maha yang berarti Besar, dan siswa berarti orang yang belajar, jadi mahasiswa adalah pelajar yang mempunyai derajat paling tinggi. Untuk itu mahasiswa harus menggunakan akal pikiran dan hati nurani dalam setiap langkah untuk mengatasi masalah.

Rektor berpesan, untuk mengikuti pendidikan dan pembelajaran di Unsil pergunakanlah waktu dan kesempatan sebaik-baiknya untuk belajar dan mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi. Kembangkan karakter melalui interaksi dengan para dosen, staf administrasi, dan sesama mahasiswa. Berinteraksi dengan cara saling harga menghargai, hormat menghormati dan saling berbagi (sharing) sehingga proses silih asah, silih asih, dan silih asuh melalui akan mendapatkan pembelajaran yang sangat kaya dan berharga, katanya.

Sementara, Orasi ilmiah disampaikan Direktur Kemahasiswaan Ditjen Pembelanjaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. Didin Wahidin, memaparkan tentang  tema “Menggagas mahasiswa cerdas, menyongsong Indonesia Emas”, diantaranya; Negara kepulauan terbesar, Negara Maritim terbesar, dan Terumbu Karang (Coral Reef) yang terkaya.
(mdt 1-2)
Share:

Minggu, 06 Agustus 2017

Bupati Tasikmalaya Lantik Kepala Desa


Mediatasik.com
Penjabat Kepala Desa di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 22 orang dilantik Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, acara dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Cecep Nurul Yakin, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Basuki Rahmat,  Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Muksin, SH, M.Si., Ketua Tim Penggerak Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Lina Ruzhan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat  Desa, Perlindungan anak, dan Keluarga berencana H.Wawan Ridwan Efendy,SE,MM., sejumlah Camat, dan tamu undangan, bertempat di Pendopo Lama Kabupaten Tasikmalaya, (4/8/2017).

Bupati Tasikmalaya, dalam sambutannya mengatakan, pelantikan Penjabat Kepala Desa dilaksanakan berdasarkan amanat peraturan perundangan-undangan yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014  Tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Penjabat  Kepala Desa yang dilantik harus siap menerima tugas baru dalam melayani masyarakat perdesaan, katanya.

“Semua Penjabat Kepala desa hari ini yang dilantik berstatus  PNS. Saya ucapkan terima kasih atas  kesediaan menerima tugas tambahan untuk melayani masyarakat. Tidak semua orang siap untuk mengemban tugas ini , saya harap agar semuanya siap sebagai pengabdian kepada Allah SWT dan kepada Negara”.

Kepala Desa adalah seseorang yang harus mempunyai keahlian dalam memimpin masyarakat, sehingga pembangunan di wilayahnya dapat tercapai dengan baik.
Keahlian memimpin tidak ada sekolahnya. Keberhasilan memimpin dapat diawali dengan mengasah naluri kepemimpinan di desa masing-masing, dan Kepala Desa harus mampu melebur dengan masyarakat yang dipimpinnya, sehingga dapat memahami apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh masyarakat, diharapkan selalu mengedepankan komunikasi dan musyawarah dengan lembaga-lembaga desa agar hasil pembangunan tepat sasaran juga bermanfaat bagi masyarakat.  
(mdt 1-2)
Share:

Kamis, 03 Agustus 2017

UNSIL Gelar KKN Di Kelurahan Singkup

 Mediatasik.com
Universitas Siliwangi kembali menerjunkan mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, dari berbagai fakultas dilepas untuk melaksanakan KKN Tematik selama 37 hari di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Salah satunya KKN yang dilaksanakan kelompok 41 diikuti sebanyak 19 orang, sebagai Ketua Ade Hendra Nugraha dan Sekertaris Aulia Rusti Fakultas Kesehatan, dengan pembimbing Iseu Siti Aisyah, Sp. M.Kes, di Kampung Singkup Kelurahan Singkup Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Dengan tema “Peningkatan Daya Beli”. (3/8/2017).

Menurut sekretaris kelompok 41, Aulia Rusti dari Fakultas Kesehatan menjelaskan, sementara program mengangkat tentang pengolahan sampah organik dan unorganik dan pelatihan budidaya jamur melalui edukasi dan motivasi bagi masyarakat Kelurahan Singkup. Dari program utama itu kami membuat 3 program utama yaitu, survey wilayah, analisis potensi dan permasalahan di Kelurahan singkup. Dan sudah terlaksana dari awal KKN kurang lebih satu Minggu. Sedangkan untuk acara puncaknya akan dilaksanakan hari Minggu 6 Agustus 2017, untuk pesertanya Ketua RT dan RW, Ibu-ibu dan Muda-mudi karangtaruna.

Selanjutnya program tataboga, kami partisipasi dan kontribusi dalam pengolahan makanan dari bahan dasar jamur, seminggu 2 hari, hari Jumat dan Sabtu. Kami memiliki enam program pendukung diantaranya; Sosialisasi KKN dengan 3 program utama. Pertemuan dengan tokoh masyarakat Ketua RT, RW dan Karang Taruna. Membantu program kerja Posyandu. Empat puluh satu mengabdi mengangkat, membantu untuk mengajar di sekolah SD/MI dan MDA. Gotong royong pembangunan irigasi di RW. V, dan selanjutnya Jumsih ini implementasi atau bukti dari hasil seminar, demikian katanya.

Aulia menambahkan, ada program tambahan seperti persiapan menyambut 17 Agustus 2017 yang akan dilaksanakan di Kecamatan Purbaratu, dan acara perpisahan KKN Unsil oleh peserta KKN, Karang Taruna dan dari Kelurahan Singkup, tambahnya.        
(mdt. 1-2)    
Share:

Rapat Kerja Komisi Daerah Lanjut Usia Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

 Mediatasik.com
Kepala Bappeda Kabupaten Tasikmalaya Ir. Henry Nugroho yang juga selaku Ketua Harian Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Kabupaten Tasikmalaya, membuka secara resmi Rapat Kerja Komisi Daerah Lanjut Usia Tingkat Kabupaten Tasikmalaya di Hotel Mahkota Graha Tasikmalaya, yang diikuti peserta dari unsur SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan unsur Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kabupaten Tasikmalaya, (2/8/17).

Dalam penjelasannya, Henry Nugroho, mengatakan, Indonesia termasuk negara berpenduduk struktur tua yang berarti penduduk lanjut usia telah mencapai lebih dari 7 persen dari total jumlah penduduk. Meningkatnya struktur penduduk lanjut usia tersebut, perlu diikuti dengan peningkatan penyediaan pelayanan yang memadai dengan aksesibilitas secara menyeluruh terutama ketersediaan fasilitas, pelayanan seirama dengan meningkatnya jumlah lajut usia.
Proses penuaan yang positif diharapkan memiliki konsep Active Ageing Who atau konsep lanjut usia sehat berkualitas yaitu proses penuaan yang tetap sehat secara fisik sosial dan jiwa sehingga dapat tetap sejahtera sepanjang hidup.
”Melalui Komda Lansia diharapkan dapat teridentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan, dalam Program Lansia sehingga tercipta ada peluang untuk berjalannya program pemberdayaan Lansia di Kabupaten Tasikmalaya secara efektif, “jelasnya. 

Henry Nugroho mengharapkan, Komda Lansia Kabupaten Tasikmalaya dapat berperan sebagai dirigen atau komposer yang mengatur ritme dan irama, harmonisasi dan sinkronisasi untuk memadupadankan kegiatan OPD dan LSM peduli kesehatan. Komda Lansia merupakan koordinasi antara Pemerintah dan masyarakat yang bersifat non struktural dan independen dalam melaksanakan berbagai program kegiatan yang berperan penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan lansia.
Pembentukan Komda lansia merupakan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia bertujuan memeperpanjang usia harapan hidup dan masa produktif, terwujudnya keamandirian dan kesejahteraan Lansia, terpeliharanya sistem nilai budaya dan kekerabatan bangsa Indonesia, dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha ESA.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tasikmalaya, Yusep Yustisiawandana, MM mengatakan, pola pemberdayaan lansia menjadi skala prioritas program pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Para lansia harus lebih dihargai dan diperhatikan keberadaannya, agar usia harapan hidupnya lebih meningkat. Buatlah mereka bahagia, sehingga tetap menjadi manusia yang produktif, sehat dan bermanfaat bagi masyarakat, katanya.
(mdt 1-2)
Share:

BUPATI Serahkan Petikan SK CPNS Tenaga Penyuluh Pertanian


Mediatasik.com
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan petikan Keputusan Bupati Tasikmalaya Tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Program Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kementrian Pertanian  Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Tahun anggaran 2017.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, Nasib petani harus diubah dengan menanamkan paradigma baru pada petani.  Petani harus lebih mapan dalam penghasilan dan modern dalam pengolahan produksi pertanian. Untuk itu kami memerlukan tenaga penyuluh pertanian untuk mengubah citra para petani agar lebih maju dan sejahtera. Penyuluh pertanian harus menjadi garda terdepan dalam memberikan penyuluhan dan penyampaian program pemerintah khususnya di bidang pertanian untuk kemajuan kesejahteraan petani dan peningkatan produksi hasil pertanian, katanya.

Bupati menambahkan, pengangkatan CPNS tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman anatara Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dengan Bupati Tasikmalaya Nomotr 17.11/MOU/I/09/2016 dan nomor 800/714.I/BKPLD/2016 Tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2016 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dari Tenaga Harian Lepas Dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian.
Pengangkatan menjadi  CPNS merupakan anugrah dan amanah yang menunjukan meningkatnya beban tanggungjawab sebagai abdi Negara.
Saat ini tuntutan masyarakat akan meningkatnya kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari reformasi birokrasi semakin menguat. ASN harus menjawab dengan loyalitas, dedikasi dan loyalitas yang semakin baik.

Bidang pertanian saat ini Kabupaten Tasikmalaya telah mampu mengekspor beras organik ke berbagai negara. Prestasi ini merupakan prestasi yang membanggakan dan harus ditingkatkan pencapaiannya sesuai dengan visi Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kabupaten Tasikmalaya yang religius islami,dinamis dan berdaya saing di bidang agribisnis berbasis perdesaan, tambahnya.  

Bupati juga berharap, Pemerintah Pusat dapat secara bertahap menambah formasi pengangkatan CPNS untuk penyuluh pertanian setiap tahunnya mengingat kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang sebagian besar adalah wilayah pertanian dengan petani sebagai mata pencahariannya, demikian harapannya.
(mdt 1-2)
Share:

Pelantikan Pejabat Administrator PEMDA Kabupaten Tasikmalaya


Mediatasik.com
Bertempat di Pendopo Lama Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum melantik 42 orang Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Pelantikan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Abdul Kodir. M.Pd, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Demi Hamzah, dan sejumlah Kepala SKPD  di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. (31/7/2017) 

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator  merupakan ketentuan normatif kepegawaian yang harus dilaksanakan sebagai bagiann dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pembinaan karir pegawai sebagai implementasi dari konsepsi reformasi birokrasi.
Salah satu area perubahan reformasi birokrasi adalah area sumber daya manusia berdasarkan merit system di mana  promosi, rotasi, dan mutasi pegawai di dasarkan pada perbandingan antara kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan oleh suatu jabatan yang dimiliki oleh seorang pegawai. Yakinkan dalam proses pelantikan ini tidak ada unsur like and dislike,  pelantikan dilakukan semata-mata untuk penyegaran dan peningkatan kinerja agar tercipta nuansa baru di tempat yang baru, demikian katanya.  

Bupati menambahkan, pengembangan karier PNS khusunya dalam pengangkatan jabatan struktural selain sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, serta dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, dan bukan sekedar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.pengembangan karier Pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum.
“Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, intregitas, loyalitas, moralitas, mutasi jabatan, pendidikan dan pelatihan, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada Negara, tambahnya.
(mdt. 1-2)
Share:

Selasa, 01 Agustus 2017

Uu Ruzhanul Ulum “Koperasi Harus Mampu Bersaing”


Mediatasik.com
Peringatan Hari Koperasi ke-70 tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung di Alun-Alun Kecamatan Manonjaya, acara yang dihadiri oleh para kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, para Direksi BUMD Kabupaten Tasikmalaya, dan para pengurus Koperasi se-Kabupaten Tasikmalaya. Senin [31/7/17].

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya mengatakan, Koperasi adalah Lembaga Ekonomi yang digagas, dimiliki dan dijalankan oleh para anggota, bukan oleh pemerintah atau pihak lain. Koperasi harus mampu mengembangkan roda organisasi dan usahanya yang didasari oleh semangat kemandirian bagi pemenuhan kebutuhan anggota. Peran koperasi hendaknya searah dan sehaluan dengan aspirasi anggota serta memiliki jiwa kebersamaan, Ciri khas koperasi yang harus dipupuk dan dilestarikan melalui aktualisasi partisipasi anggota dan usaha koperasi secara berkesinambungan.

Perjalanan gerakan koperasi di Indonesia selama 70 tahun telah mengalami banyak kemajuan. Koperasi, terbukti telah mampu memberikan kesejahteraan bagi anggotanya, memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi, Koperasi juga turut menciptakan lapangan pekerjaan dan pemerataan kesejahteraan, demikian katanya.
Sumbangan koperasi terhadap perekonomian saat ini sebesar  3,09 persen, namun hal tersebut masih terbilang rendah jika dibanding dengan negara lain, padahal kita selalu mendengungkan bahwa koperasi adalah penggerak perekonmian. Hal ini merupakan pekerjaan rumah yang cukup berat agar Koperasi bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Koperasi harus mempunyai keyakinan bisa meningkatkan kontribusi bagi perekonomian. Kalau koorporasi dan perusahaan swasta dapat berkembang, maka koperasi pun harus harus dapat melakukan hal yang sama, tegasnya.

Uu Ruzhanul Ulum menambahkan, agar koperasi mampu bersaing di tingkat persaingan global. Organisasi koperasi dan masyarakat pada umumnya harus mempunyai semangat untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama dan kekuatan gotong royong untuk mampu bersaing pada perkembangan dan perubahan zaman. Perubahan global saat ini berlangsung begitu cepat, Perubahan zaman harus diikuti oleh segenap insan koperasi dengan melakuan inovasi-inovasi sehingga tidak tertinggal oleh perubahan yang ada.
Pertumbuhan koperasi di Kabupaten Tasikmalaya dari tahun ke tahun terus berkembang. Jumlah koperasi pada akhir tahun 2016 sebanyak 751 unit, koperasi yang aktif sebanyak 398 koperasi dan yang aktif melaksanakan rapat anggota tahunan sebanyak  167 koperasi. Koperasi yang sudah tidak aktif di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak  353 koperasi dan sudah dibekukan berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Uu Ruzhanul Ulum mengajak kepada masyarakat untuk dapat merubah paradigma dalam bekerja. Bupati menghawatirkan jika masyarakat terus menerus menggantungkan harapan pekerjaan  hanya  menjadi seorang pekerja, laju perekonomian akan terus melambat. “Ubahlah paradigma kita dari hanya sekedar ingin menjadi pekerja, coba menjadi pengusaha agar mampu mempekerjakan orang lain. Bagi orang tua, dorong anak kita menjadi pengusaha yang mampu menggerakan perekonomian bangsa. Jangan selalu berpikir bagaimana jika anak kita tidak menjadi pegawai negeri atau swasta, tapi berpikirlah agar anak kita sukses menjadi seorang pengusaha, ajaknya.
(mdt. 1-2)
Share:

Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGMI


Mediatasik.com
Acara Pelantikan Pengurus Cabang PGMI dilaksanakan di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Bojongkoneng Singaparna. Dihadiri, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ruhimat, M.Pd., Ketua PGMI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Atang Rustam, M.Si., dan Kepala Kementerrian Agama Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Agus Abdul Holik, dan para undangan. Kamis (27/7/17).

Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berkolaborasi dalam berbagai kegiatan agar dunia pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya maju. “Jangan ada persaingan diantara organsasi guru, jika ini terjadi akan merugikan kita semua terutama anak-anak peserta didik. Anggota PGRI tak ada salahnya memberikan bantuan jika ada kegiatan Porsadin, begitu juga sebaliknya anggota PGMI harus beri dukungan jika ada kegiatan O2SN.

Peran guru di Kabupaten Tasikmalaya dapat dirasakan dengan terus  meningkatnya peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari tahun ke tahun.”Terimakasih saya sampaikan kepada semua guru yang telah bekerja dengan tulus dalam mendidik muridnya. IPM Kabupaten Tasikmalaya terus meningkat berkat jasa para guru, “ujar Bupati. Terkait masih banyaknya guru yang masih berstatus sukwan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan terus berusaha mengupayakan kesejahteraan guru sukwan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Jika saat ini insentif yang diberikan untuk guru sukwan masih minim, mudah-mudahan kedepannya dapat ditingkatkan agar kesejahteraan dapat secara bertahap terpenuhi, katanya.

Bupati berharap, agar Guru dapat meningkatkan kemampuan dan keahlian di bidang ilmunya masing-masing, karena persaingan sudah semakin terbuka, tidak menutup kemungkinan guru pun akan datang dari negara lain, jika kualitas guru di negeri ini di bawah rata-rata maka guru kita akan tersisihkan. Bisa jadi 10-20 tahun ke depan guru kita akan ditinggalkan oleh muridnya, akhirnya tenaga guru kita termarjinalkan.
Guru yang tergabung dalam PGMI untuk menyukseskan pendidikan berbasis agama yang selama ini menjadi program Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, agar sumber daya manusia di Kabupaten Tasikmalaya  memiliki nilai keimanan dan ketaqwaan.

”Saya juga dulu produk dari Madrasah Ibtidaiyah, oleh karena itu saya memiliki tanggung jawab untuk selalu menyampaikan nilai keimanan dan ketaqwaan dalam setiap kesempatan“.

Semenetara itu, menurut Ketua PGMI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Atang Rustam, M.Si dengan diadakannya pelantikan pengurus PGMI Kabupaten Tasikmalaya adalah untuk mewujudkan gagasan silaturahim dewan guru dan perkumpulan PGMI , menggerakan potensi guru madrasah agar menjadi sebuah kekuatan, memiliki kepengurusan yang kuat dan legal, dan mendapat pengakuan serta kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. katanya.    
(mdt. 1-2)
Share:

Total Tayangan Halaman

Media Tasik