Sabtu, 28 Juli 2018

Kabupaten Tasikmalaya Peringati Hari Jadi

Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com..Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-386, bertempat di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Bojongkoneng, (26/7/2018).

Dalam sambutan Bupati mengatakan, setiap momentum peringatan Hari Jadi harus dijadikan media pengingat agar selalu meningkatkan fungsi pemerintahan secara efektif, agar kepemipinan menjadi amal soleh dan di catat oleh generasi yang akan datang, demikian.

Acara dihadiri, Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, S.IP, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ruhimat dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Camat, dan Kepala Desa Kabupaten Tasikmalaya.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ruhimat dalam sambutan mengatakan, momen Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ini, agar menjadi warisan kekayaan masa lalu dan mampu meningkatkan semangat serta daya juang seluruh lapisan masyarakat dalam membangun Kabupaten Tasikmalaya menjadi wilayah yang disegani.

"Kita harus berusaha keras menjadikan Kabupaten Tasikmalaya sebagai kebanggaan masyarakat, sejalan dengan visi religius/islami, dinamis, dan berdaya saing di bidang agribisnis berbasis pedesaan," kata H. Ruhimat.

Usai upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya dilanjutkan dengan rapat paripurna istimewa DPRD yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya. (mdt 1-2).
Share:

Rabu, 25 Juli 2018

Ucapan Terimakasih disampaikan Bupati Terpilih


Kabupaten Ciamis.
Mediatasik.com..Bertempat di Gedung Islamic Centre Ciamis dalam acara Tasyakur Bin Ni' mat Bupati Ciamis terpilih H. Herdiat Sunarya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kab.Ciamis, khusunya kepada para relawan  simpatisan dan partai pendukung, tanpa dukungan dari itu semua tidak mungkin kesuksesan pilkada dapat kami raih,” kata Herdiat. (25/7/2018).
Dan ucapan terima kasih tidak lupa kami sampaikan kepada para Alim Ulama yang telah memberikan dukungan serta do’a hingga pasangan kami terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kab.Ciamis Periode 2019-2024.

H. Herdiat menambahkan, semoga semua pengorbanan dan perjuangan waktu, pikiran dan tenaga yang dicurahkan untuk kemenangan, semoga mendapat balasan dari Alloh Swt, Amin, dan tak lupa beribu terima kasih untuk motivator kita H. Agus Winarno SH, yang banyak membantu kami pasangan Herdiat & Yana.

H. Herdiat berharap semua lapisan masyarakat Ciamis untuk turut serta mengawal kami dalam menjalankan program unggulan sesuai dengan Visi dan Misi hingga lima tahun kedepan untuk mewujudkan masyarakat Ciamis lebih sejahtera,” harap H Herdiat.

Sementara menurut, Motivator pemenangan Agus Winarno SH menjelaskan, semua relawan yang ada harus bisa terus bersatu mendukung Herdiat Yana dalam membangun Ciamis Lebih maju.

Tim sukses adalah tim yang tidak berebut kekuasaan, tim sukses adalah tim yang bisa membantu program, tim sukses adalah tim bisa menyatukan perbedaan, tim sukses bukan tim mengklaim kemenangan karena kemenangan Herdiat Yana adalah kemenangan masyarakat Ciamis,” jelas Agus. (Mdt 1-2).

Share:

Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Terpilih Gelar Acara Tasyakur


Kabupaten Ciamis
Mediatasik.com. Tasyakur Bin Nik'mah atas terpilihnya Bupati & Wakil Bupati Ciamis DR. H. Herdiat & Yana D. Putra periode 2019-2024, yang dilakasanakan di Gedung Islamic Centre Kabupaten Ciamis.
Acara tersebut dihadiri para tokoh partai politik, para sesepuh, Tim Pemenangan, Kordes, Korcam, Kordus serta simpatisan, (25/7/2018).

Sambutan- sambutan dari beberapa tim pemenangan termasuk sambutan Motivator Relawan Agus Winarno SH, yang terus menyatukan semua relawan.

Dalam prakata Bupati terpilih Herdiat menjelaskan, dengan adanya kemenangan ini tanpa ada kerjasam dan dukungan dari tim pemenangan dan para relawan tidak akan tercapai, katanya.

Menurut, Agus Winarno sebagai motivator relawan pemenangan Herdiat & Yana menghimbau, karena pesta Pilkada telah usai, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis untuk saling  silaturahmi kembali, walaupun ada perbedaan pendapat.

Karena kemenangan Herdiat dan Yana  adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis. Jadi wajib bersilaturahmi, tegur sapa, dan komunikasi yang baik.
"Mari kita songsong kedepan yang lebih baik, nyaman, aman dan tentram", himbaunya.(mdt 1-2).

Share:

Penetapan KPU atas Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Herdiat dan Yana


Kabupaten Ciamis
Mediatasik.com. Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Ciamis hasil Pilkada serentak Juni yang lalu, secara resmi menetapkan bahwa pasangan DR.H.Herdiat Sunarya dan Yana D. Putra terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Periode 2019-2024

Penetapan KPU dilakukan pada Rabu 25 Juli 2018 bertempat di Kantor KPU Kab.Ciamis, dan dilakukan penandatanganan berita acara oleh seluruh Komisioner, dihadapan Panwaslu, Pengurus Parpol, serta tamu undangan lainnya

Sementara itu, Kikim Tarkim Ketua KPU Kab.Ciamis menjelaskan, Pleno penetapan menjadi finalisasi dari proses Pilkada, yang sebelumnya mendapatkan surat dan teregristrasi dari Mahkamah Konstitusi (MK).
"Jika kita melihat dari hasil rekapiltulasi perhitungan suara yang telah kami lakukan dengan hasil 697.714 suara sah, dengan itu dijelaskan pasangan no urut 1 Herdiat & Yana sebanyak 415.767 suara, sedangkan pasangan Iing-Oih memperoleh suara sebanyak 281.947, dan menyisakan suara tidak sah sebanyak 24.237 suara.

"Berdasarkan hasil itulah kami menetapkan pasangan Herdiat & Yana sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2019-2024", jelasnya (mdt 1-2).

Share:

Selasa, 24 Juli 2018

Kabupaten Tasikmalaya Peringati Hari Koperasi Ke 71


Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com..Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong upaya pemanfaatan dan optimalisasi teknologi digital bagi pelaku bisnis koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga gerakan koperasi di Kabupaten Tasikmalaya dapat memanfaatkan teknologi digital, demikian sambutan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum yang dibacakan Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan dan hukum Drs. Roni Akhmad Sahroni M.M., pada peringatan hari koperasi ke 71 tingkat Kabupaten Tasikmalaya di Lapang Olahraga Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, (21/07/2018).

Acara dihadiri, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Propinsi Jawa Barat Drs. H. Mustofa Jamaludin, M.Si.

Dalam sambutannya Bupati Tasikmalaya menuturkan, jumlah koperasi yang aktif di Kabupaten Tasikmalaya sampai saat ini berjumlah 472 unit, dengan jumlah anggota mencapai 158.767 orang. Total ekuitas (modal sendiri) koperasi mencapai Rp. 238.971.472.000 dan modal yang berasal dari luar mencapai Rp. 260.012.353.000 dan volume usaha sebesar Rp. 599.759.298.000.
Koperasi tersebut memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Tasikmalaya. Oleh karena itu Bupati memotivasi para pelaku koperasi agar dapat bersaing dengan pelaku koperasi di Indonesia.
"Koperasi Indonesia akan semakin berdaya saing dan maju apabila mampu menerapkan prinsip koperasi secara konsisten dan mengikuti kaidah umum dalam dunia bisnis. Diperlukan pula sinergi dan kolaborasi pemerintah pusat  dan daerah bersama seluruh stakeholders dalam pemberdayaan koperasi” tuturnya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memiliki strategi pemberdayaan koperasi melalui program Reformasi total Koperasi yaitu, rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan koperasi. “Pertama, rehabilitasi  dimulai dengan pendataan koperasi melalui Online Data System (ODS) yang diharapkan dapat menampilkan kondisi real koperasi aktif, tidak aktif, dan yang baru berdiri. Kedua, reorientasi koperasi yang mengorientasikan pemberdayaan koperasi kepada kualitasnya, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Ketiga, pengembangan koperasi yaitu bagaimana seluruh kebijakan dan program yang dilaksanakan pada setiap level pemerintah di fokuskan kepada pengembangan koperasi, dengan harapan skala mikro menjadi kecil, menengah dan besar dengan dukungan jumlah anggota yang besar", tambahnya.

Bupati berharap, koperasi mampu mengatasi permasalahan internal yang mereka hadapi, khususnya dalam bidang peningkatan kualitas SDM, kualitas produksi, pemasaran dan permodalan. Koperasi mempunyai kewajiban untuk menyelenggarakan pendidikan anggota, agar  koperasi mampu mempunyai anggota yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan koperasinya. Dan koperasi perlu melakukan promosi ekonomi anggota dan peningkatan partisipasi anggotanya, semua itu akan terjadi apabila pengurus dan manajemen koperasi dapat mengembangkan program dan kegiatan yang menarik untuk anggota", tambahnya.(mdt 1-2).

Share:

Minggu, 22 Juli 2018

Sosialisasi Masyarakat Ekonomi Syari'ah di Kab. Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com..Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum hadiri acara Sosialisasi Masyarakat Ekonomi Syari'ah di Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung di Pendopo Baru Kab.  Tasikmalaya, (19/7/18).
Acara tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kab. Tasikmalaya, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kab. Tasikmalaya, Ketua Umum Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MES) Tasikmalaya Prof. Dr. H. Kartawan, SE.,MP., Ketua Dewan Pakar Pengurus Daerah MES Tasikmalaya Drs. KH. Cecep Alamsyah, M.Si., Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya Triono Raharjo, SE., Ak., Branch Manager Bank Syari’ah Mandiri Singaparna Taufik Rahmat Hidayat, Kepala Dinas Sosial dr. H. Oki Zulkifli, M.Epid., Camat dan Kepala Desa se-Kab.Tasikmalaya.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, tujuan diadakannya Sosialisasi Masyarakat Ekonomi Syari’ah di Kabupaten Tasikmalaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Kab. Tasikmalaya khususnya Aparatur Pemerintah baik di Desa, Kecamatan maupun SKPD yang berkaitan dengan Sistem Ekonomi Syari’ah. “Ekonomi Syari’ah merupakan suatu cabang ilmu pengertahuan yang berupaya untuk memandang, menganalisis, dan akhirnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara-cara Islami, yaitu berdasarkan Al-Qur’an dan Sunah Nabi,” kata .Bupati.

Bupati optimis setelah dilaksanakannya Sosialisasi Sistem Ekonomi Syari’ah akan membawa dampak baik terhadap perekonomian di Kabupaten Tasikmalaya, “Ekonomi Islam sangat melindungi kebebasan individu dan menganut sistem keadilan dalam mencapai kesejahteraan dalam ekonomi. Prinsip yang ada dalam ekonomi Islam akan membawa kaum muslim dalam tataran ekonomi yang maju dan tidak kalah dengan sistem kapitalisme.

Sistem Ekonomi Syari’ah menurut Bupati sangat cocok diterapkan di Kab. Tasikmalaya, “Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah 1,74 juta jiwa merupakan pangsa pasar yang potensial untuk dikembangkannya Sistem Ekonomi Syari’ah dan beberapa BUMD yang bergerak di bidang perbankan serta masih menggunakan sistem konvensional. Sesuai dengan visi "Kabupaten Tasikmalaya Yang Religius Islami", Merupakan acuan dan dapat dijadikan dasar untuk dikembangkannya Sistem Ekonomi Syari’ah di Kabupaten Tasikmalaya,”demikian katanya.

Bupati menegaskan kepada seluruh masyarakat Kab. Tasikmalaya untuk dapat mulai menggunakan Sistem Ekonomi Syari’ah dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan keluarnya peraturan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 bahwa dana desa dapat digunakan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), merupakan suatu peluang bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya khususnya Pemerintah Desa untuk mengembangkan berbagai jenis usaha di Desa melalui lembaga BUMDes dengan berdasarkan pada prinsip ekonomi syari’ah", tegasnya.

Ketua Dewan Pakar Pengurus Daerah MES Tasikmalaya Drs. KH. Cecep Alamsyah, M.Si menjelaskan, ada tiga bentuk perdagangan yang membawa berkah dalam penerapan ekonomi syari’ah dalam bentuk usaha sebagai ekonomi modern, yaitu perdagangan barang dengan cara cicil disebut baitul murobahah (lil amil bisyro’ atau baiut taqsit), mufawadoh berupa sirkah/kerjasama tenaga dan harta untuk usaha bersama, mudarobah/koperasi atau kerjasama permodalan dalam bentuk industri keuangan syari’ah/ Lembaga Keuangan Syariah Bukan Bank (LKSBB) dan Laporan Keuangan dan Statistik Bulanan (LKSB) sebagaimana diatur oleh Undang-Undang perbankkan RI dan peraturan perundangannya, jelasnya. (mdt 1-2).
Share:

Rabu, 18 Juli 2018

FGD Singkronisasi Pelayanan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Orang dengan Gangguan Jiwa

Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com.. Kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya, demikian yang ditegaskan Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Drs.H.Abdul Kodir, M.Pd saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Sinkronisasi Pelayanan Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Khususnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Tasikmalaya, (17/07/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial Republik Indonesia Rachmat Koesnadi S.Sos M.Si., Direktur Rehabilitasi Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Dr. Hervita Diatri., Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Penyandang Cacat Dinas Sosial Jawa Barat Drs. Achwan Gumilar, MM., para Kepala Dinas, Badan, dan Camat di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya.(mdt1-2).
Share:

Selasa, 17 Juli 2018

Roni: Pemerintah Harus Lebih Berpihak kepada Para Peternak dan Petani



Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com.. Dengan adanya acara Peringatan Hari Krida Pertanian ( HKP ) ke-46 tingkat Kota Tasikmalaya yang membawa tema, Melalui HKP ke-46 Kita Tingkatkan Kualitas Pertanian Untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Petani Kota Tasikmalaya.
Yang intinya kita harus lebih meningkatkan promosi, supaya lebih mengenalkan produk-produk pangan, susu, dan produk hasil pertanian di Indonesia. Karena pada prinsifnya ekonomi masa depan, adalah ekonomi yang tergantung pada industri pangan khususnya.
Jadi dengan acara ini, semoga masyarakat lebih mengenal, lebih familier dengan produk-produk yang di hasilkan oleh kelompok tani, peternak lokal, khususnya di Jawa Barat, demikian menurut Roni Muhamad AnugrahAsalah satu anggota Koperasi.   

Sementara perhatian pemerintah terhadap usaha kecil menengah saat ini, menurut Roni, saya kira saat ini ada peningkatan dari sebelumnya, namun masih kurang, dimana pemerintah belum fokus untuk meningkatkan pemasaran produk-produk pertanian kita.

Menurut Roni, dengan adanya Peringatan Hari Krida Pertanian, sangat mengapresiasi dan cukup bagus, komunikasi ke masyarakatnya harus di tingkatkan. Sehingga acara ini menjadi ajang promosi.

Sementara itu, Roni berharap, kepada pemerintah harus lebih berpihak kepada para peternak, dan petani lokal Indonesia, demikian harapannya. (mdt 1-2).
Share:

H. Deddy Supriyadi: Mari Kita Tingkatkan Kualitas Hasil Pertanian



Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com..Kalau dibanding dengan tahun 2017, walaupun masih dalam tarap pengkajian jelas mengalami peningkatan dari sisi produktifitas. Sekarang kita masuk kerancangan pengolahan hasil sehingga kedepan bagaimana caranya hasil pertanian ini jelas, nanti dikabarkan baik tingkat Jawa Barat maupun tingkat Nasional, demikian yang dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya Ir. H. Deddy Supriadi Biskat, usai acara Peringatan Hari Krida Pertanian ( HKP ) ke-46 tingkat Kota Tasikmalaya. (17/7/2018).

Menurut, Ir. H. Deddy Supriadi Biskat menjelaskan, pada umumnya pertanian di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan di semua sektor pertanian di banding tahun lalu, kalau dilihat ada peningkatan sekitar 5%, hampir semua rata-rata dari pangan, padi, buah-buahan, peternakan, dan periknan, jelasnya.

H. Deddy berharap, walau di Kota Tasikmalaya dianggap atau banyak yang mengatakan bahwa lahan pertanian menyempit, namun kita merambah kepada pengolahan bagaimana produksi pertanian kita bisa ada ditingkat nasional, dan dengan adanya peringatan Hari Krida Pertanian tingkat Kota Tasikmalaya, berharap para petani dapat terus meningkatkan hasil pertanianya agar menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, harapnya. (mdt 1-2).
Share:

Melalui HKP ke-46 Kita Tingkatkan Kualitas Pertanian



Kota Tasikmalaya
Mediatasik. Com..Peringatan Hari Krida Pertanian ( HKP ) ke-46 tingkat Kota Tasikmalaya dengan tema:  “Melalui HKP ke-46 Kita Tingkatkan Kualitas Pertanian Untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Petani Kota Tasikmalaya”, bertempat di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, (17/7/2018).



Dengan rangkain acara seperti, penampilan musik, lomba melukis ternak di payung geulis, kontes ternak, pencak silat, kesenian sunda dengan berbagai atraksi, turut serta pameran mobil hias dihiasi dengan berbagai komoditi pertanian dari tiap kecamatan, dilanjutkan dengan Pemberian penghargaan kepada kelompok tani/petani yang berpreatasi baik dari tingkat Nasional, Provinsi dan tingkat Kota Tasikmalaya, juga pemberian bantuan secara simbolis kepada kelompok tani/petani oleh Wakil Walikota Tasikmalaya Drs. H. M. Yusuf.

Dalam sambutan, H.M. Yusuf mengatakan, saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada segenap insan Pertanian Kota Tasikmalaya, lembaga tani khususnya KTNA Kota Tasikmalaya serta kelompok tani dan  Gapoktan kota Tasikmalaya atas terselenggaranya acara ini.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini pada hakekatnya merupakan hari bersyukur, berbangga hati dan sekaligus hari mawasdiri, atas dharma bakti segenap insan pertanian di Kota Tasikmalaya”.

Berbangga hati sebagai petani atas segala capaian yang kita raih, setelah kita bekerja tanpa kenal lelah untuk menghasilkan pangan dan produk-produk hasil pertanian dan perikanan dengan beraneka ragam guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tasikmalaya, katanya.

Wakil Walikota menjelaskan, besarnya potensi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Kota Tasikmalaya, dimana sumber daya alam merupakan lahan pertanian dan perikanan masih sangat besar dengan luas sekitar 71, 08% dari total wilayah Kota Tasikmalaya. Potensi yang cukup besar tersebut masih berkarakteristik pedesaan, disamping itu besarnya potensi sumber daya manusia pertanian dan kelembagaan petani di kota Tasikmalaya yang terdiri dari 64 Gapoktan, 563 kelompok tani dan 249 kelompok pembudidayaan ikan harus terus dibina dan diarahkan sehingga para petani tidak hanya menjadi objek namun harus menjadi subjek dari pembangunan itu sendiri, jelas Wakil Walikota. (mdt 1-2).  
Share:

Total Tayangan Halaman

Arsip Blog

Media Tasik