Rabu, 16 September 2020

Wali Kota Tasik, Cegah DBD Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan cara 3 M.

Kota Tasikmlaya

Mediatasik.com. Pembangunan di bidang kesehatan di Indonesia saat ini mempunyai beban ganda. Penyakit infeksi menular ini masih memerlukan perhatian yang sangat besar, demikian yang disampaikan Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Budi  Budiman saat menerima kunjungan kerja tim Investigasi Kasus Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Ruang Rapat Walikota,  (16/9/2020).

Selanjutnya, Wali Kota mengatakan, Pembangunan Kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, karena itu merupakan upaya dalam memajukan bangsa. Untuk mempercepat keberhasilan pembangunan kesehatan  diperlukan adanya suatu kebijakan pembangunan kesehatan yang lebih dinamis dan proaktif dengan melibatkan semua faktor yang terkait.

"Yang menjadi salah satu prioritas nasional pengendalian penyakit menular di Indonesia termasuk di Kota Tasikmalaya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue"

Menurutnya, Penyakit DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini dapat menyerang semua orang dan dapat menyebabkan kematian. Memang, DBD hingga saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat. Upaya tersebut adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Dalam hal PSN Pemerintah pun memerlukan bantusn partisipasi masyarakat. 

Wali Kota menambahkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya telah melaksanakan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD. Besar harapan kami agar Tim Investigasi Kasus Kementerian Kesehatan RI dapat membantu dan mendampingi Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk dapat membantu dan mendampingi dalam penanganan kasus kesehatan khususnya penyakit DBD di Kota Tasikmalaya, tambahnya, (mdt 1/2).


Share:

Rabu, 02 September 2020

Wakil Wali Kota Tasik Menghadiri Pembekalan Kafilah MTQ

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com. Pembekalan Kafilah MTQ Kota Tasikmalaya dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf didampingi Sekda Kota Tasikmalaya Drs. H. Ivan Dicksan, M.Si, Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Ketua LPTQ Kota Tasikmalaya dan tamu undangan yang diselenggarakan di salahsatu Hotel di Kota Tasikmalaya, (2/9/2020).
Dalam sambutannya, Sekda Kota Tasikmalaya mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh pengurus LPTQ Kota Tasikmalaya atas terselenggaranya pada acara pembekalan kafilah MTQ Kota Tasikmalaya.

Kepada ketua kafilah agar menyusun strategis untuk memotivasi sehingga memiliki semangat, sikap mental dan kuat serta penuh optimisme, kata Sekda.

Sementara, Wakil Wali Kota Tasikmalaya mengatakan, semoga dengan pembekalan yang telah diberikan oleh mentor atau pembimbing dapat membawa Kota Tasikmalaya menjadi juara 1 dan menjadi juara umum MTQ di Subang Jawa Barat, katanya. 

Wakil Wali Kota berpesan untuk selalu menjaga kondisi kesehatan, istirahat yang cukup dan selalu mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan selalu jaga jarak, pesannya. (mdt 1/2).

 

Share:

Selasa, 01 September 2020

Wakil Wali Kota Tasik Hadiri Penyerahan Bansos Kemensos RI

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf menghadiri penyerahan bantuan sosial Kementerian Sosial RI dalam penanganan Covid - 19 bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) didampingi Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H, Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya serta tamu undangan bertempat di Aula DPRD Kota Tasikmalaya, (01/9/ 2020).


Wakil Wali Kota Tasikmalaya sangat mengapresiasi dengan bantuan ini untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan jumlah 130 Keluarga Penerima Manfaat dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya. Sementara sumber anggaran berasal dari dana hibah langsung dari Kemensos RI sebesar Rp. 500 ribu.

Wakil Wali Kota menambahkan, bahwa dana tersebut diharapkan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Dan bagi yang sudah mandiri serta mempunyai usaha tetap harus bekerja maksimal, walaupun tidak sebanding bantuan ini dengan yang diharapkan, tambahnya. (mdt 1/2).
Share:

Total Tayangan Halaman

Media Tasik