Sabtu, 29 Juli 2017

Sebanyak 861 Mahasiswa UNSIL di Wisuda

 Mediatasik.com
Sebanyak 861 Mahasiswa UNSIL di Wisuda. Bertempat di Gedung Mandala Universitas Siliwangi pada Periode III Tahun Akademik 2016/2017, acara dihadiri oleh, Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Ir. Sumarna F. Abdurahman, M.Sc., (29/07/2017).
Sejumlah 861 orang terdiri dari, Diploma, Sarjana, dan Magister, terdiri dari FKIP 496 orang, Fakultas Ekonomi 219 orang, Fakultas Pertanian 14 orang, Fakultas Teknik 97 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 18 orang, Fakultas Agama Islam 5 orang, dan Program Pascasarjana 12 orang.


Sementara Apresiasi yang diberikan kepada para wisudawan yang menyandang predikat lulusan terbaik pada program Magister, diraih oleh Irwan Wariana dari Program Studi Manajemen dengan IPK 3,86, lulusan terbaik Program Sarjana diraih, Eti Sofiati dari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP dengan IPK 4,00, dan lulusan terbaik Program Diploma diraih, Ernawati dengan IPK 3,94.

Rektor Universitas Siliwangi Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., MS., dalam sambutannya,  mengatakan, meskipun acara wisuda merupakan upacara seremonial rutin di perguruan tinggi, namun di Universitas Siliwangi ini merupakan peristiwa yang sangat bersejarah, karena pada saat inilah secara resmi Unsil melepas kader-kader bangsa untuk berkiprah mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat untuk membangun negara dengan keahliannya masing-masing, demikian.

Menurutnya, para lulusan perguruan tinggi yang nanti akan memasuki dunia kerja yang harus memiliki bekal yang cukup sehingga akan menjadi tenaga kerja yang berkompeten, dan mampu menjadi bagian dari solusi bukan malah menjadi beban/masalah di dunia kerja.
Ada tiga pilar pengembangan tenaga kerja berbasis kompetensi, yaitu; 1). Standar kompetensi, sebagai pencerminan kebutuhan pasar kerja yang dibuat oleh pihak pengguna/industri. 2). Program Diklat berbasis Standar Kompetensi, untuk menghasilkan peserta didik/latih yang menguasai kompetensi yang dibuat oleh lembaga Diklat. 3). Sertifikasi Kompetensi, yang mengacu pada standar kompetensi untuk memastikan kompetensi peserta didik/latih yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), demikian.

“Tantangan perguruan tinggi terus berkembang secara dinamis dalam memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), perguruan tinggi dituntut untuk menghasilkan SDM yang berkualitas dan mampu bersaing secara global”.

Kedepannya Unsil akan membekali juga lulusannya dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang mampu mendukung upaya peningkatan kompetensi lulusan, yang saat ini hal tersebut sedang  kami jajagi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Saat ini memang berbagai perubahan yang terjadi baik di lingkup Internasional, Regional, maupun Nasional, yang mengharuskan UNSIL untuk bebenah memperbaiki diri, dan UNSIL harus melakukan perubahan mendasar, demikian.  
(Mdt. 1-2)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Media Tasik