Kamis, 29 Maret 2018

Film Bagian dari Ujung Tombak Promosi Daerah



Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com. Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan gelar penayangan film dengan judul "Susah Sinyal" dan diskusi Perfilman Indonesia pada Kamis malam, 29/3/2018 yang diselenggarakan di Halaman GOR Susi Susanti Dadaha Kota Tasikmalaya. (29/3/2018).


Acara dibuka Wakil Ketua Komisi X DPR-RI H. Ferdiansyah, SE. MM. Juga hadir Kepala Badan Tata Usaha Pengembangan Perfilman Kemendikbud RI Kholik Patoni, Wakil Walikota Tasikmalaya H.M. Yusuf, unsur DPRD Kota Tasikmalaya, Sekretaris Dinas Budparpora Kota Tasikmalaya Moh. Dani, Camat, dan tamu undangan lainnya.

Kholik Patoni mengatakan, Untuk mengajak masyarakat Indonesia seluruhnya berpartisipasi memasukan industri perfilman, produksi film juga meningkatkan apresiasi terhadap karya bangsa Indonesia sendiri. Memilih film-film yang kriterianya kalau dipukul rata revolusi mental, film yang mengandung kebudayaan sekaligus pendidikan untuk membangun bangsa Indonesia kedepan. Pilihlah film sesuai kriteria, fahami film sebelum nonton, katanya.

Ferdiansyah menjelaskan, Ini salah satu bentuk kegiatan Pusbang Film secara langsung atapun tidak alngsung diawasi oleh DPR, sebenarnya kegiatan ini membawa dampak di masyarakat. Jadi filmnya supaya enak ditonton ada unsur pendidikannya dan unsur budayanya. Terkait dengan kegiatan-kegiatan ini karena ada semangat dalam rangka menggebyarkan perfilman Indonesia, makanya kami punya niat menghibur masyarakat di daerah kami, dan kami juga mengawal sampai sejauhmana kegiatan ini secara efektipnya. Terutama menyangkut banyak kabupaten/kota bahkan tingkat kecamatan tidak mempunyai layar lebar, dan ini menjadi perhatian kita DPR RI. Film adalah bagian dari ujung tombak untuk mempromosikan daerah, juga mudah-mudahan bisa menghibur dan mendidik masyarakat, jelasnya. (mdt. 1-2).
Share:

Selasa, 27 Maret 2018

Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan di Daerah Kabupaten Tasikmalaya


Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com. Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan di Daerah (TPAKD) yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Tasikmalaya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Bojongkoneng Singaparna. Rapat pleno diikuti oleh Para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, para Kepala Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tasikmalaya, dan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. Selasa (27/3/18).

Wakil Bupati Tasikmalaya yang diwakili oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tasikmalaya drh. H. Budi Utarma W, MM., saat membuka rapat Pleno mengatakan, dalam rangka mewujudkan industri jasa keuangan sebagai pilar perekonomian nasional yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pelaksanaan rencana pembangunan terkait dengan peningkatan akses masyarakat terhadap layanan jasa keuangan, Pemerintah Daerah  Kabupaten Tasikmalaya membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan di Daerah Kabupaten Tasikmalaya (TPAKD) melalui Keputusan Bupati Tasikmalaya Nomor : 900/Kep.380-Perekonomian/2017 tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Di Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

TPAKD dibentuk dengan tujuan antara lain untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah, mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah, mendorong lembaga jasa keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah, menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, dan mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif terutama untuk pengembangan Usaha Mikro  Kecil dan Menengah (UMKM), demikian katanya.

Wakil Bupati menambahkan, TPAKD sebagai forum koordinasi antara OJK, industri jasa keuangan, serta stakeholder terkait mampu meningkatkan percepatan akses keuangan di Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang lebih sejahtera.”Masyarakat harus dikorporasi dan diberi akses cepat untuk keuangan daerah guna investasi daerah. Seperti diketahui fiskal Kabupaten Tasikmalaya terbatas, tugas dari TPAKD adalah mempercepat akses keuangan daerah,  banyak hal yang harus didorong akselerasinya terutama sektor UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)“ tambahnya. 

Sementara itu, Kepala OJK Tasikmalaya Asep Ruswandi mengatakan program TPAKD harus berjalan dengan sukses di setiap daerah termasuk di Kabupaten Tasikmalaya. Ia memaparkan, tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan tergolong masih rendah. “Berdasarkan hasil Survey Nasional Literasi Keuangan yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2013, menunjukan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan masih rendah yaitu hanya 21,84%, sementara tingkat inklusi keuangan mencapai 59,74%. Untuk itu perlu adanya edukasi secara periodik kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengakses produk dan jasa keuangan dengan lebih optimal, “ kata Asep. (mdt 1-2).

Share:

Peresmian Pembangunan Wilayah Kecamatan Purbaratu

Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com. Peresmian Pembangunan TA 2017 tingkat Kecamatan Purbaratu yang dilaksanakan di Lapangan Singkup, acara dihadiri, Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, Sekretaris Daerah, Kapolres, Dandim, Danlanud, MUI, tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, dan para undangan. (22/3/2018).

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kuswa Wardana, SH., melaporkan, kegiatan pembangunan tahun anggaran 2017 di wilayah Kecamatan Purbaratu berjumlah 98 kegitan yang meliputi beberapa paket pekerjaan. Ada beberapa kegiatan tambahan seperti, pemberian sembako, serta pemberian perlengkapan sekolah untuk peserta didik SD dan MI, serta Pelayanan KB gratis dari Badan Keleuarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, ada kegiatan yang dilaksanakan langsung oleh masyarakat melalui program Gema Madani yang dikoordinasikan oleh LPM, dan program Kotaku yang dikoordinasikan oleh BKM. Kegiatan pembangunan tahun anggaran 2017 di wilayah Kecamatan Purbaratu secara keseluruhan telah berlangsung relatif lancar, demikian laporannya.

Dalam sambutannya, Walikota mengatakan, kehadiran kita semua dalam rangka silaturahmi yang dikaitkan dengan peresmian hasil pembangunan di wilayah Kecamatan Purbaratu tahun 2017, dalam kegiatan ini semoga diberikan kelancaran. Keberhasilan pembangunan ini berkat keterlibatan semua pihak, masyarakat, LPM, tokoh ulama, tokoh masyarakat, TNI/Polri yang selalu mendampingi berbagai kegiatan terutama dalam memberikan ketentraman, kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Kita harus mempunyai rasa memiliki, menjaga dan memelihara hasil pembangunan, katanya. (mdt 1-2).
Share:

Minggu, 25 Maret 2018

Cabang Paguron SPS Limus Nunggal Sukaraja Diresmikan Sesepuh SPS Kota Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com. Dalam rangka melestarikan dan mengembangkan seni budaya bela diri pencak silat sebagai warisan budaya sunda.
Paguron Sinar Pusaka Sukapura (SPS) Pataruman Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Pengukuhan dan Pembukaan Cabang Padepokan Pencak Silat Sinar Pusaka Sukapura (SPS) yang di laksanakan di Kp. Limus Nunggal Desa Leuwibudah, Kec. Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu ( 25/03/2018),


Acara tersebut dihadir oleh, sesepuh Paguron Sinar Pusaka Sukapura (SPS) Pataruman Kota Tasikmalaya Aa Ujang Askan, Unsur Muspika, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, para peserta Didik SPS, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sementara, Maman Suryaman sebagai Ketua Harian Paguron Sinar Pusaka Sukapura (SPS) usai acara pengukuhan dan pembukaan Padepokan Paguron cabang Desa Leuwibudah, berharap, dengan di bukanya cabang paguron SPS di Kp. Limus Nunggal Desa Leuwibudah Kec Sukaraja Kababupaten Tasikmalaya ini, diharapkan dan mudah mudahan bisa mencetak bibit bibit atlit pencak silat yang bisa membanggakan daerah, tingkat Kota/Kabupaten maupun sampai tingkat Jawa Barat,” demikian harapannya.

Pada Kesempatan itu, Ketua Cabang Padepokan Paguron SPS Kang Diki mengatakan, kita mendirikan cabang padepokan Pencak silat SPS ini, kita berupaya untuk membangun kader anak Bangsa yang cenderung, harus merawat dan menjaga, melestarikan budaya, khususnya budaya sunda.
“Mudah mudahan anak didik kami bisa membanggakan daerah dan bisa berprestasi ke tingkat Kabupaten, ke tingkat Provinsi sampai ke tingkat Nasional pada ajang kejuaraan pencak silat,”, katanya.

Pada acara pengukuhan dan pembukaan cabang padepokan paguron SPS tersebut menghadirkan kebolehan anak-anak didik paguron SPS. (mdt 1-2).
Share:

Total Tayangan Halaman

Contoh banner 2

Arsip Blog

Media Tasik