Selasa, 17 Oktober 2017

Soft Opening Tasik Oktober Festifal 2017


Kota Tasikmakaya,
mediatasik.com Di panggung utama Walikota Tasikmalaya Drs H budi Budiman Secata resmi Membuka Soft Opening Tasik Oktober Festival (TOF), 

Drs Budi Budiman dalam kesempatannya Mengatakan acara Tasik Oktober Festifal merupakan kegiatan kretifitas budaya   dan seni serta ajang promosi produk industri unggulan yang maksudkan mampu berperan di dunia internasional. “kegiatan ini juga merupakan thasyakur bi nikmat Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 16, Oleh karenany event  ini di jadikan kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tasikmalaya kedepannya”ucapnya,

Budi menambahkan dirinya sangat mengucapkan terima kasih kepada para Walikota Tasikmalaya  yang terdahulu yang telah berjasa ikut membangun Kota Tasikmalaya.

Sementara itu peningkatan sektor pariwisata serta kuliner khas tasikmalaya juga di yakini akan terjadi peningkatan mengatakan, H Budi Budiman juga menambahkan acara ini merupakan rankaian kegiatan dalam memperingati hari jadi Kota Tasikmalaya yang ke 16, semoga dengan segala apa yang menjadi program pemerinta akan membawa kemajuan dari berbagai sektor untuk kesejahteraan masyarakat secara umum. mdt 1-2
Share:

Hari Jadi Ke 16 Terpusat Di Balaikota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya
mediatasik.com. peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya yaang ke-16 terpusat di Balaikota Tasikmalaya, ribuan warga dari semua kalangan, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara yang tersebar di Kota Tasikmalaya maupun masyarakat biasa,

kegiatan di laksanakan sebagai perwujutan rasa syukur kepada Alloh Swt, atas segala karunianya, turut memeriahkan artis ibukota Ati Kodong dengan suaranya yang indah mengajak para pengunjung bersuka ria di bawah cuaca yang cerah, turut hadir pula Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul Ulum.

Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman dalam sambutannya mengatakan, hari kita memperingati Hari Jadi Kota Tasikmalaya yang ke 16 semoga dengan kegiatan ini kita selalu memberikan yang terbaik bagi kemajuan dan perkembangan Kota Tasikmalaya menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. mdt 1-2 

Share:

Senin, 16 Oktober 2017

Walikota Tasikmalaya Tinjau Persiapan TOF 2017

Kota Tasikmalaya.
mediatasik.com.jelang persiapan pagelaran akbar yang merupakan pentas seni budaya, seni kreatifitas dari berbagai produk industri unggulan yang akan di tampilkan dalam acara TOF ( Tasik Oktober Festifal ), Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meninjau lokasi dan persiapan untuk memastikan acara tersebut dapat berjalan lancar.

Tasik Oktober Festifal 2017 di laksanakan 4 hari mulai tanggal 14-17 Oktober 2017, berlokasi di pusat kota tasikmalaya jalan  KH HZ Mustofa.

H Budi Budiman mengatakan, acara Tasik Oktober Festifal 2017 merupakan bagian dari program pemerintah untuk lebih meningkatkan kreatifitas dari pada produk industri yang ada di kota tasikmalaya, acara ini akan di hadiri dari perwakilan beberapa daerah serta delegasi dari negara-negara asia dan eropa, kegiatan ini merupakan kesempatan kita untuk mempromosikan semua produk unggulan yang ada agar nantinya mampu memberikan rasa ketertarikan bagi para delegasi tersebut, sambung H Budi. mdt 1-2
Share:

Sabtu, 16 September 2017

Sosialisasikan Kawasan Baru CFD


Mediatasik.com
Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan akan sosialisasi kepada para pedagang ataupun para pengunjung yang berada di arena Car Free Day (CFD) Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet). Pasalnya semua kegiatan CFD di kawasan itu akan dihentikan. (15/9/2017).

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya, H Aay Dahlan, Minggu ini akan sosialisasi dulu terkait CFD di Hazet itu akan dihentikan. Kemudian minggu depannya rencana CFD itu akan uji coba di Jalan E.Z Mutaqin samping Cilembang arah ke Cikurubuk.

“Dari awal sudah saya sampaikan, CFD selama ini sudah menyimpang dari tujuan awal. Bahkan dulu pernah di lakukan penertiban/relokasi kesamping-samping jalan Pemuda, Panyerutan, namun tetap saja kembali kesitu”, katanya.

H. Aay menegaskan, Dulu awal, alternatif pertama dilakukan penataan, kedua relokasi, yang ketiga ditutup. Maka, kemarin hasil di rapat awal untuk sementara ditutup sambil mencarai jalan, alternatif lain. Kemudian sekarang hasil rapat sudah ada alternatifnya, salah satunya di jalan E.Z. Mutaqin, tegasnya.
(mdt. 1-2)

Share:

Tahun 2018 Kab. Tasikmalaya Targetkan Bebas Filariasis

 Mediatasik.com
Kabupaten Tasikmalaya. Pembukaan Kegiatan Pertemuan koordinasi tingkat Kabupaten, Pemberian Obat Pencegahan Masal [POPM] Filariasis ke-5 bertempat di Hotel Harmoni Tasikmalaya.
Kegiatan pertemuan koordinasi POPM Filariasis, diikuti dari berbagai unsur lintas sektoral di Kabupaten Tasikmalaya, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan pemberian obat filariasis putaran ke-5 di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (14/09/2017).

Plt. Kepala Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Yusep Yustisiawandana, MM., menjelaskan, POPM filariasis di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2017 memasuki tahun ke-5 atau tahun terakhir POPM secara berkala. “Keberhasilan program POPM filariasis di Kabupaten Tasikmalaya ditentukan hasilnya pada tahun ini. Apabila hasil evaluasi Kementerian kesehatan menilai program telah berhasil, maka Kabupaten Tasikmalaya akan dinyatakan sebagai daerah yang sukses meminimalisasi penyakit kaki gajah atau status tereliminasi dari filariasis. Jika dinyatakan gagal, maka program POPM filariasis akan diulang selama 2 tahun kedepan. Tentunya jika terjadi pengulangan program akan membutuhkan biaya yang tak sedikit pula, jelasnya.

H. Yusep, mengimbau agar seluruh steakholder yang terlibat dalam penanganan filariasis agar secara serius bekerja dengan memberikan pemahaman yang maksimal kepada masyarakat.
“Masyarakat harus disadarkan, bahwa Pemerintah telah memberikan pengobatan dengan biaya gratis untuk mencegah terjadinya bahaya yang diakibatkan oleh penyakit kaki gajah. Jika sudah terjangkit penyakit ini maka sudah dipastikan biaya yang akan dikeluarkan untuk berobat akan sangat besar, karena penyakit tersebut sifatnya permanen, tidak akan sembuh dengan tindakan operasi sekalipun, “imbaunya.

Salah satu keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya adalah tereleminasinya status Kabupaten Tasikmalaya dari endemis filariasis atau penyakit kaki gajah pada tahun 2018, demikian harapanya.
(mdt. 1-2)
Share:

Sabtu, 09 September 2017

Pemerintah Kota Tasikmalaya Luncurkan Akun Twitter

 Mediatasik.com
Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) meluncurkan akun twitter, akun resmi pemerintah Kota Tasikmalaya, sebanyak 142 untuk sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, diantaranya, untuk Walikota, Wakil walikota, Sekda, sejumlah OPD, dan sampai tingkat kelurahan.
Acara yang dilaksanakan di Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya, sekaligus diresmikan oleh Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman dan dihadiri oleh para Kepala OPD, dan para undangan. (8/9/2017).

Peluncuran ini sebagai langkah memanfaatkan jejaring sosial agar bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat. Dengan nama akun Pemkot Tasikmalaya@PemkotTsm, dan itu bisa dimanfaatkan sebagai sarana efektif komunikasi dengan masyarakat, bisa juga digunakan untuk menampung segala keluhan warga menyangkut berbagai layanan.

Dalam wawancaranya, Walikota mengatakan, akun resmi Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui akun twitter, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi nanti informasi dari masyarakat untuk disampaikan, sekaligus juga untuk menyampaikan informasi pembangunan dan fasilitas umum lainnya.

Bisa juga menyampaikan informasi tentang kegiatan di masing-masing OPD, di wilayah-wilayah, Kecamatan, kelurahan, dan informasi dari bawah mengenai kegiatan yang menjadi usulan dan itu menjadi catatan. Lalu juga, bisa menjawab permasalahan-permasalahan dan menyampaikan ke OPD atau Walikota, katanya.
(mdt. 1-2)
Share:

Masyarakat Kab. Tasikmalaya Panjatkan Do’a Untuk Muslim Rohingnya

 Mediatasik.com
Kabupaten Tasikmalaya. Sebagai bentuk sikap empati dan dukungan terhadap penderitaan yang dirasakan Umat Muslim Rohingya di Negara Myanmar, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengadakan acara do`a bersama dan sholat ghoib yang diselenggarakan di Alun-Alun Kecamatan Manonjaya, [8/9/17].

Acara yang dilaksanakan usai Sholat Jum`at tersebut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, para Camat, Kepala Desa, para pegawai, dan ratusan warga Manonjaya yang secara khidmat mengikuti lantunan dzikir dan do`a yang dipandu oleh Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH.Abdul Azis Affandi. Bupati berharap, do`a bersama masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk umat muslim Rohingya dapat dikabulkan oleh Allah SWT. 

Dalam hal ini Bupati berharap, “Semoga penderitaan umat muslim Rohingya dapat segera berakhir. Sebagai manusia dan umat muslim, kami sangat merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita di Myanmar.
Mudah-mudahan do`a, sholat ghoib yang kita lakukan dapat diijabah Allah SWT. Bantuan yang kita berikan berupa penggalangan dana pada hari ini dapat segera tersalurkan kepada masyarakat muslim Rohingya, “katanya.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati akan menyumbangkan honor jabatannya sebagai Bupati bulan ini, untuk masyarakat muslim Rohingya.
“Saya akan sumbangkan honor bulan ini, dan saya imbau langkah ini dapat diikuti oleh para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, “ demikian himbauannya.
(mdt. 1-2) 
Share:

Sabtu, 19 Agustus 2017

Walikota Tasikmalaya Resmikan Pencanangan Campak Rubella

 Mediatasik.com

Di Indonesia rubella merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan, sebelum dilakukan imunisasi rubella. Strategi yang diperlukan untuk mencapai target dunia tanpa campak, rubella/CRS, satu diantara lima strategi adalah mencapai dan mempertahankan tingkat kekebalan masyarakat yang tinggi.

 

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Pencanangan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Campak Rubella MR (Meases Rubella), bertempat di SD Sukasari 4 Kelurahan Lengkongsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, yang dihadiri Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman beserta Istri, Asisten Daerah II, WHO Perwakilan Indonesia, para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. (19/08/2017).  


Dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Cecep Zaenal Cholis mengatakan, untuk akselerasi pengendalian Rubella/CRS maka dilakukan kampanye imunisasi tambahan sebelum introduksi vaksin MR ke dalam imunisasi rutin. Untuk itu diperlukan kampanye pemberian imunisasi MR pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun dengan cakupan tinggi (minimal 95%) dan merata diharap akan membentuk imunisasi kelompok (herd immunity) sehingga dapat mengurangi transmisi virus ke usia yang lebih dewasa dan melindungi kelompok tersebut ketika memasuki usia reproduksi.

Adapun tujuannya, agar mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/CRS tahun 2020, dengan sasaran, anak usia 9 bulan sampai 15 tahun diwilayah Kota Tasikmalaya, dengan jumlah 164.702 orang tersebar di 267 SD/MI sederajat, 106 SMP sederajat dan 850 posyandu. Sementara untuk tenaga medis di 21 Puskesmas terdiri atas, 31 Dokter, 179 Perawat, dan 231 Bidan, demikian laporannya.

 

“Sebetulnya pelaksanaan sudah dimulai sejak tanggal 1 Agustus sampai Bulan September 2017, yang dilaksanakan di sekolah-sekolah, Puskesmas, Posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya dengan sasaran sebanyak 164.702 orang, untuk memutuskan mata rantai penularan campak dan mencegah dampak Rubella. Sampai tanggal 14 Agustus ini baru sekitar 56% dan targetnya 95% minimal”, kata H. Cecep.

 

Walikota dalam sambutannya mengatakan, semoga tidak ada yang terlewatkan dari keluarga kita yang tidak di imunisasi, karena ini bisa mengakibatkan cacat bahkan bisa menular pada wanita hamil, akibatnya bayi meninggal atau cacat. Ini bukan lagi program nasional tetapi program Internasional yang di laksanakan oleh WHO. Jangan sampai kurang dari 95%, jangan sampai pekerjaan ini sia-sia. Imunisasi MR melindungi anak-anak kita dari penyakit Campak dan Rubella yang dapat menyebabkan cacat dan kematian.

Indonesia Merdeka sudah 72 tahun, kemerdeka ini tidak hanya kemerdekaan dari sisi penjajah, tetapi merdeka juga dalam bidang kesehatan, kita merdeka juga dari penyakit, karena virus-virus penyakit ini bermunculan yang baru, terjadi karena perubahan alam, perilaku manusia sudah tidak mencintai alam, katanya.

 

Kesehatan itu sangat menentukan dari indikator yang lainnya, jadi kesehatan itu prioritas, “orang tidak mungkin sekolah kalau tidak sehat”.

 

Usai sambutan Walikota sekaligus meresmikan Pencanangan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Campak Rubella di Kota Tasikmalaya.         

(mdt. 1-2)
Share:

Bupati “Menjaga NKRI Dengan Tiga PILAR Utama“

 Mediatasik.com
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun [HUT]  Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tingkat Kabupaten Tasikmalaya, yang dilaksanakan di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Manonjaya. Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, Ketua DPRD Kab.Tasikmalaya H.Ruhimat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Abdul Kodir, M.Pd., Para Kepala SKPD di Lingkungan Pemeritah Kabupaten Tasikmalaya, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Tasikmalaya, dan  tamu undangan lainnya. [17/8/17].

Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sekaligus Inspektur mengatakan, dengan semangat kemerdekaan, mari kita kobarkan kembali semangat perjuangan didalam jiwa masing-masing untuk membangun kecintaan kepada nusa, bangsa dan negara. Dalam menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita harus berpedoman kepada tiga pilar utama kekuatan nasional yaitu islam, nasionalis dan tentara.
Pentingnya peran umat Islam dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Republik Indonesia dan tegaknya NKRI. Ulama adalah pelopor perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Pertempuran 10 November 1945 yang dipimpin oleh ulama, merupakan bukti nyata peran besar umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan”, katanya.

Agar masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dapat menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini untuk terus dipelihara dan dimanfaatkan, bahkan ditingkatkan secara optimal bagi kepentingan seluruh masyarakat. Dalam mengisi pembangunan bangsa dan negara tercinta ini telah banyak yang kita capai, namun kita tidak menutup mata terhadap kekurangannya. Hal ini terlihat dari masih adanya tuntutan dan aspirasi masyarakat terkait reformasi dalam berbagai bidang pembangunan yang dinilai masih kurang memadai dalam perkembangan kehidupan demokrasi Pancasila. Untuk menghadapi segala kekurangan yang masih ada, perlu ditunjang dengan kemauan dan kemampuan secara maksimal.

Betapa pentingnya kerjasama yang sinergi dan saling pengertian antara pemerintah dan masyarakat, sehingga diantara keduanya memiliki visi, misi dan persepsi yang sama dalam mencapai cita-cita yang disuarakan masyarakat melalui peringatan hari kemerdekaan kali ini, mari kita jadikan momentum untuk membangun komitmen bersama melalui ‘Tasik Siap’ mari kita lakukan upaya bersama untuk membangun Kabupaten Tasikmalaya dan Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera, demikian katanya.
(mdt. 1-2)
Share:

Wisata Ngalokat Cai Menjadi Agenda Tahunan


Mediatasik.com
Wisata Ngalokat Cai acara syukuran warga yang menjadi agenda Tahunan. Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum, dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan Ngalokat Cai dan Balap Rakit, mengatakan, kegitan ini sudah 5 (lima) kali dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kab.Tasikmalaya. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Kab.Tasikmalaya yang dalam tahun ini merupakan bagian dari Jargon Tasik Siap, yang artinya Kabupaten Tasikmalaya siap untuk di kunjungi wisatawan  dan siap untuk dipromosikan serta siap berpihak kepada sektor pariwisata, katanya.
Acara yang dihadiri Para Kepala SKPD, para Camat, tamu undangan, dan masyarakat, yang dilaksanakan di komplek Situ Sanghiyang Kec.Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya, (4/8/2017).

Pembangunan sektor pariwisata harus semakin ditingkatkan dengan berbagai kegiatan promosi dan penataan sarana penunjang termasuk pembangunan  infrastruktur. Hal ini  sebagai upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) non retribusi yang diharapkan tidak akan memberatkan masyarakat. Ngalokat Cai adalah sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekitar situ atas melimpahnya air di kawasan tersebut, karena tidak semua daerah memiliki ketersediaan air yang cukup. kegiatan seperti ini memiliki berbagai aspek yang bermanfaat bagi  masyarakat, unsur  kebahagiaan,  unsur silaturahmi, ekonomi, unsur ibadah yaitu bukti syukur, sehingga kegiatan ini menjadi kegiatan multi dimensi dan multi fungsi, ungkap Buapti.
           
Bupati berharap, kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam program Pemerintah khususnya dalam  menyukseskan Pariwisata di antaranya masalah kebersihan lingkungan dan keramahan kepada para pengunjung atau wisatawan. Juga disampaikan Bupati kepada para Kepala Desa untuk turut serta menyosialisasikan hal-hal yang dapat mendukung terhadap keberhasilan perkembangan Pariwisata, harapannya.
(mdt. 1-2)
Share:

Total Tayangan Halaman

Contoh banner 2

Arsip Blog

Media Tasik