Rabu, 14 November 2018

Gudang BGR Keluhkan Warga


Kota Tasikmalaya
Mediatasik.com Gudang PT. BGR (Banda Ghara Reksa) yang digunakan untuk penyimpanan Pupuk Produksi PT. Petro Kimia Gresik dianggap tidak memiliki saluran air (drainase), sehingga meresahkan warga Kelurahan Ciherang.

Beberapa warga yang meliputi, warga Rt, 01, 02, 03, Rw 02, Cibangun Kaler, Rt 03, Rw 12, dan Kampung Ciherang Rt 03 rw 14, Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, keluhkan adanya tumpahan air yang menyebabkan Genangan Air, dampak tidak adanya drainase yang dimiliki oleh pihak Gudang.

Sementara warga layangkan surat pernyataan dan permohonan Tatap Muka tertanggal 9/11/2018, kepada pihak gudang.

Menurut, Hendi Nugraha selaku Koordinator warga menjelaskan, ketika musim hujan seperti ini kami sangat resah, pasalnya semua tumpahan air dari Gudan BGR semuanya ke warga.
Tumpahan air yang terjadi, barang tentu sangat mengganggu kami, karena membawa tumpahan pupuk dan yang beraroma tidak sedap ( bau ), jelasnya.

Hendi menambahkan, selain dampak genangan air, mayoritas pekerja kasar ( kuli angkut ) asal dari warga sekitar, hingga saat ini ongkos angkut disinyalir sangat tidak manusiawi.

Ongkos Angkut untuk 1 Ton hanya Rp 3.500, sedangkan kita bandingkan dengan Gudang Lain sangat jauh, jadi warga mana bisa sejahtera, yang ada hanya meras keringat aja, itulah poin tambahan yang kita sampaikan, tambahnya.

Kami berharap, pihak Gudang bisa memberikan solusi terhadap beberapa poin yang menjadi tuntutan kami, agar kami sebagai masyarakat bisa melaksanakan aktifitas dengan baik, dan kuli pun bisa sejahtera, demikian harapannya. (mdt 1/2).

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Media Tasik