Jumat, 23 Februari 2018

Kabupaten Tasikmalaya Serius Tangani Permasalahan Sampah


Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com. Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya serius tangani permasalahan sampah yang menjadi isu lingkungan tingkat Nasional saat ini. Merespon Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: SE.1/MenLHK/PLB.0/1/2018 tanggal 15 Januari 2018 tentang, Kerja Bersama Untuk Peningkatan Penanganan Sampah Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2018 di Kabupaten Tasikmalaya ditandai dengan kerja bakti membersihkan sampah di Kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah dan di Pusat Ibukota Kabupaten Tasikmalaya, yang diikuti oleh semua elemen masyarakat diantaranya, Aparatur Sipil Negara Kabupaten Tasikmalaya, pelajar, mahasiswa, Badan Usaha Milik Daerah, para Aktifis Lingkungan, dan Komunitas Peduli Sampah. Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Pagi Bersama di Halaman Kantor Sekretariat Daerah  Kabupaten Tasikmalaya, dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya  H. Atik Sobari, SH., MH., Jumat, (23/2/18).

Sambutan Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S.IP., yang dibacakan, Atik Sobari mengatakan, peringatan HPSN selama ini sering dilewati sebatas seremonial saja tanpa dimaknai lebih dalam sebagai momentum yang tepat untuk meningkatkan peran serta semua aparatur dan semua elemen masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dari sampah. Keberadaan lingkungan yang bersih dan sehat sejalan dengan tema peringatan HPSN 2018, yaitu “Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah: dengan tagline : “Bersih Bisa Kok”.

Penanganan persampahan sampai saat ini, mencapai 33,33 % dengan wilayah yang dilayani sebanyak 13 Kecamatan dari 39 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan  persampahan, kedepannya diupayakan akan lebih baik lagi dengan menerapkan fungsi pengurangan, pemilihan, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah secara terpadu dan berkesinambungan, “ katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardhana menjelaskan, penanggulangan sampah merupakan tugas bagi kita semua agar sampah menjadi sesuatu hal yang bermanfaat.  “Tugas kita semua adalah bagaimana mengubah sampah menjadi sesuatu berguna sehingga  dapat menjadi sebuah berkah. Tidak ada yang berat untuk melakukan itu  apabila dilakukan secara bersama dan terkoordinasi“.
Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya telah melaksanakan kegiatan diantaranya, menyusun  master plan Pengelolaan persampahan, menyusun Detail Engineering Design (DED) TPA Nangkaleah di Kecamatan Mangunreja, rencana pembangunan di 5 zona kecamatan yaitu, di Kecamatan Manonjaya, Ciawi, Cikatomas, dan Taraju, pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan dibentuknya Bank Sampah, jelasnya.

Ketua Panitia Peringatan HPSN, yang juga Rektor Universitas Muhamadiyah Tasikmalaya (UMTAS) Dr. Ahmad Qonit AD, MA., mengharapkan, kegiatan HPSN ditargetkan dapat dilaksanakan setiap tahunnya dan  bukan hanya kegiatan simbolik, tetapi harus menjadi tradisi cinta terhadap kebersihan. Sampah itu bukan dibuang tetapi harus ditempatkan pada tempatnya sehingga dapat menjadi manfaat. Kegiatan pada HPSN 2018 di Kabupaten Tasikmalaya meliputi,  kegiatan SIBER (Singaparna Bersih), pembersihan trotoar, dan pameran tentang cinta lingkungan, harapnya. (mdt1-2).
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Arsip Blog

Media Tasik