Rabu, 28 Februari 2018

Rapat Koordinasi TPID Tasikmalaya Susun Strategi Penanggulangan Inflasi


Kabupaten Tasikmalaya
Mediatasik.com. Rapat  Koordinasi Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Tasikmalaya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Rakor dihadiri, anggota TPID Kabupaten Tasikmalaya yang terdiri dari, unsur SKPD terkait urusan TPPID, Rabu (28/2/18).

“Harga beras yang akhir-akhir ini melambung di pasaran turut menyumbang angka inflasi yang cukup signifikan di Kabupaten Tasikmalaya. Capaian inflasi di Kabupaten Tasikmalaya  pada tahun 2017 mencapai 3,88 % meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 2,75%”.

Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Safari Agustin, MP., membuka rapat  koordinasi dan dilanjutkan membaca sambutan Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto mengatakan, rapat  koordinasi TPID merupakan sarana yang sangat penting, karena peran pengendalian inflasi di daerah yang dipegang oleh TPID, daerah harus mampu menjaga stabilitas harga. “TPID Kabupaten Tasikmalaya dibentuk dengan tujuan untuk mengendalikan tingkat inflasi di Kabupaten Tasikmalaya. Pembentukan TPID di Kabupaten Tasikmalaya juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian harga, melakukan evaluasi, pemantauan dan pengendalian terhadap sumber dan potensi tekanan inflasi daerah serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk mendorong sasaran inflasi nasional kepada Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia,“.

Lebih lanjut, ruang lingkup tugas TPID mencakup pengendalian harga terhadap beberapa komoditas yang termasuk dalam bahan kebutuhan pokok masyarakat dan beberapa komoditas penting lainnya, yang memiliki bobot dominan dalam sub. kelompok barang dan jasa di sebuah daerah termasuk di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya. “Ketika harga-harga di daerah terus stabil dan inflasi mampu ditekan, maka perekonomian di daerah menjadi baik bahkan terus membaik. Jika perekonomian di daerah terus membaik maka perekonomian di daerah terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat di daerah meningkat pula, dan ketika rata-rata daerah terus meningkat perekonomian dan kesejahteraannya, maka perekonomian nasional pun menjadi baik,“ katanya.

Wakil Bupati optimis, jika inflasi rendah dan stabil, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat secara berkesinambungan sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai. “Inflasi yang rendah dan stabil akan berdampak positif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan terjaganya daya beli“.

Wakil Bupati menjelaskan, capaian inflasi Tasikmalaya pada Bulan Januari 2018 sebesar  1 %, angka tersebut lebih besar dibandingkan dengan tingkat inflasi Jawa Barat yaitu sebesar 0,83%. Penyumbang tingginya inflasi tersebut diantaranya adalah beras, rokok filter, rokok kretek, daging ayam ras dan cabe rawit. TPID Kabupaten Tasikmalaya dapat melakukan langkah-langkah penanganan antara lain dengan  merumuskan strategi kebijakan yang berdimensi jangka menengah panjang untuk membenahi organisasi industri dan struktur pasar, termasuk tata niaga, khususnya komoditas pangan serta mengakselerasi upaya peningkatan kapasitas perekonomian, jelasnya. (mdt 1-2).
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Arsip Blog

Media Tasik