Jumat, 20 Oktober 2017

Payung Geulis Jadi Ikon Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya
mediatasik.com.   payung geulis yang merupakan kerajinan Kha Kota Tasikmalaya ikon di acara Tasikmalaya Oktober Festival 2017 (TOF), seniman pengrajin dan penyedia bangga. Pasalnya, melihat animo masyarakat terhadap payung tersebut diluar ekspektasi pembuatnya. Seperti yang dikatakan Kang Eri Aksa kepada media saat ditemui di stand pamerannya, Selasa (17/10/2017).
“Kami sebagai pengrajin dan penyedia payung geulis pada acara ini merasa bangga, karena ini diluar dugaan kami. Kami kira tidak akan seperti ini. Bahkan di standpun payung geulis ini terus habis. Padahal sebenarnya keberadaan stand ini bukan tempat jual beli, tapi untuk demo cara membuat dan melukis payung,” ungkap Eri.
Mengenai kabar bahwa payung tersebut akan dipatenkan oleh pemerintah, untuk menghiasi taman kota, Eri sangat bersyukur. “Iya, sudah ada kabar. Untuk menghiasi taman kota dan spot-spot lainnya. Kami sangat bersyukur dan mudah-mudahan rencana tersebut terlaksana. Karena dengan begitu, keberadaan payung geulis tetap terjaga,” tambahnya.
Sebagai seniman, Eri mengungkapkan sebuah penghargaan terbesar ketika karyanya banyak diminati orang. “Diluar dari segi materi yang didapat dari hasil penjualan payung geulis ini, sebagai perupa saya sangat bangga, dan kepuasan batin ini tidak bisa dibayar dengan apapun,” ucapnya, seraya berharap ke depan banyak generasi penerus sebagai pengrajin payung geulis.
di tangannya ragam motif hias giometris berbentuk garis lurus, lengkung dan patah-patah atau motif non giometris yang di ambil dari bentuk alam seperti manusia hewan dan tanaman untuk mempercantik lukisan payung geulis, semua prose di buat handmade, dengan seksama proses pembuatanya agar mendapatkan hasil yang maksimal, kang eri sendiri dari sanggar kinanti, dan sudah bergelut di dunia seniman sejak tahun 1995. ( dokumentasi setda kota tasikmalaya ). mdt 1-2
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Arsip Blog

Media Tasik